Momen Bhre dan Paundra Berpelukan di 100 Hari Wafatnya Mangkunegara IX

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 20:48 WIB
Peringatan 100 hari wafatnya Mangkunegara IX
Peringatan 100 hari wafatnya Mangkunegara IX, Jumat (19/11/2021). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Pura Mangkunegaran menggelar peringatan 100 hari wafatnya KGPAA Mangkunegara IX, Jumat (19/11/2021) malam. Momen ini kembali mempertemukan dua calon penerus takhta Mangkunegaran, yakni GPH Bhre Cakrahutomo Wirasudjiwo dan GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara.

Paundra sejak awal terlihat menyambut para tamu yang hadir. Dia tampak mengenakan batik hijau bermotif naga.

Sementara Bhre tampak keluar dari Dalem Ageng bersama ibunya yang juga istri mendiang Mangkunegara IX, Gusti Kanjeng Putri Prisca Marina. Mereka kemudian menyapa sejumlah tamu.

Bhre dan Paundra kemudian saling menyapa dari kejauhan. Setelah menyambut beberapa tamu, keduanya mendekat dan saling berpelukan.

Adapun sejumlah tamu yang hadir, antara lain Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak dan Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Devy Kristiono.

Hadir pula mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, istri politisi senior Akbar Tandjung, Krisnina Maharani alias Nina Akbar Tandjung. Kemudian kerabat Keraton Kasunanan Surakarta, KGPH Dipokusumo beserta istrio.

Acara dimulai dengan pembacaan doa dan tahlil sekitar pukul 19.00 WIB. Seluruh tamu turut mengikuti prosesi tersebut dengan khidmat.

Prosesi tersebut berlangsung selama sekitar satu jam. Setelah doa dan tahlil selesai, seluruh tamu kemudian menyantap makanan yang disajikan.

Seperti diketahui, ada dua putra Mangkunegara IX yang mungkin menjadi penerus takhta. Mereka Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Jiwa Suryanegara dan GPH Bhre Cakrahutomo Wirasudjiwo.

Paundra adalah putra tertua Mangkunegara IX sekaligus cucu dari proklamator kemerdekaan RI. Ibunya adalah Sukmawati Soekarnoputri. Namun Mangkunegara IX dan Sukmawati kemudian bercerai.

Sementara Bhre adalah putra bungsu Mangkunegara IX. Namun pria kelahiran 29 Maret 1997 itu adalah satu-satunya anak laki-laki dari permaisuri.

(mbr/rih)