Pasoepati Minta Maaf Terkait Perusakan Puluhan Pot di Jalan Yogya-Solo

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 19:42 WIB
Puluhan pot bunga di Jalan Yogya-Solo, Klaten, Jawa Tengah, dirusak orang tak dikenal. Kini pot-pot itu mulai dibersihkan relawan bersama anggota Polsek dan Koramil.
Puluhan pot bunga di Jalan Yogya-Solo, Klaten, dirusak. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Pengurus DPP Pasoepati dan perwakilan koordinator wilayah mendatangi kantor Kecamatan Ceper, Klaten, Jateng. Kedatangan para pentolan suporter Persis Solo itu sebagai buntut perusakan puluhan pot bunga di jalan Yogya-Solo pekan lalu.

Dari pantauan detikcom, para pengurus Pasoepati sekitar 10 orang datang ke kantor Kecamatan Ceper dengan mobil dan sepeda motor.

Rombongan dipimpin Presiden Pasoepati Maryadi Gondrong dan Wakil presiden Pasoepati Agus Ismiyadi. Kedatangan diterima Sekcam Ceper, Agus Supratikno, Kapolsek AKP Aris Joko Narimo, Kasi Trantib Surono dan personel Intelkam Polres Klaten.

Pihak Pasoepati membuat dan menyerahkan surat pernyataan kepada pihak kecamatan.

"Menindaklanjuti kejadian yang kemarin (perusakan pot) teman-teman lakukan. Pertama, kita meminta maaf atas kejadian tersebut dan yang terpenting tidak akan kami ulangi," ungkap Maryadi kepada detikcom usai pertemuan, Jumat (19/11/2021).

Maryadi mengatakan selain meminta maaf, DPP Pasoepati akan ikut bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. "Intinya kita akan membantu. Wujudnya apa masih nanti kita koordinasikan dengan teman-teman,'' kata Maryadi.

Maryadi meminta Pasoepati di mana pun untuk tidak melakukan tindakan tak terpuji, apalagi anarkis. Suporter disebutnya hanya bersorak di lapangan.

"Kita suporter hanya 90 menit. Kita bersorak-sorak di lapangan saja," pungkas Maryadi.

Kasi Trantib Kecamatan Ceper, Surono, mengatakan kedatangan Pasoepati berkaitan dengan perusakan 76 pot bunga di jalan Yogya-Solo. Pasoepati bertanggung jawab dan akan membantu.

"Intinya Pasoepati ikut bertanggung jawab dan akan ikut membantu pengadaan pot yang rusak tersebut. Soal nilai kerusakan tidak perlulah disebut tapi niat baik Pasoepati itu sudah luar biasa," ungkap Surono kepada detikcom.

Sebelumnya diberitakan, puluhan pot bunga di sepanjang Jalan Yogya-Solo, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah, dirusak orang tak dikenal, diduga suporter bola. Total ada 76 pot ditemukan pecah dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.

"Total ada 76 pot yang rusak. Harga satu saja dulu Rp 125.000 maka kerugian tinggal mengalikan saja, bisa jutaan rupiah," ungkap Kasi Trantib Kecamatan Ceper, Surono, kepada detikcom di lokasi kejadian, Selasa (16/11).

(mbr/rih)