ADVERTISEMENT

Said Aqil Ziarah ke Makam Mbah Lim Klaten Didoakan Ketum PBNU 3 Periode

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 19:12 WIB
Ketum PBNU Said Aqil Siroj ziarah ke makam Mbah Lim Klaten, Rabu (17/11/2021).
Ketum PBNU Said Aqil Siroj ziarah ke makam Mbah Lim, Klaten, Rabu (17/11/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj berziarah ke makam KH Muslim Rifai Imam Puro atau Mbah Lim di Klaten, petang ini. Rombongan Said Aqil disambut keluarga Mbah Lim.

Ziarah yang semula dijadwalkan siang hari itu mundur menjadi sore tadi. Rombongan tiba di Ponpes Al Muttaqien Pancasila Sakti Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah, sekitar pukul 17.00 WIB.

Rombongan disambut keluarga besar Mbah Lim, di antaranya KH Saifuddin Zuhri, KH Jalaluddin Muslim, KH Jazuli dan ratusan santri. Tampak ketua Pagar Nusa, Nabil Haroen, pengurus PC NU dan Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo.

Rombongan KH Said Aqil Siradj sempat beristirahat di kediaman keluarga Mbah Lim sebelum berziarah. Di makam, Said Aqil yang juga kandidat di Muktamar NU tersebut memimpin zikir dan tahlil.

KH Saifuddin Zuhri dalam sambutannya membacakan sebuah pesan singkat di ponselnya terkait harapan adanya Ketum PBNU tiga periode. Untuk diketahui Said Aqil saat ini sudah menjabat sebagai Ketum PBNU dua periode, dia pun mendoakan doa itu dikabulkan.

"Di WA saya juga ada, 'Bismillah ketua umum PBNU tiga periode seperti Gus Dur demi kebaikan bersama sebangsa, setanah air, dan NKRI, Pancasila, aman makmur damai sepanjang masa'. Ini tanggal 7 Februari 2019, dulu belum ada calon-calon. Sekarang sudah ada calon saya bacakan apa adanya, semoga Allah ijabahi," ungkap KH Saifuddin Zuhri dalam bahasa Indonesia dan Jawa yang disambut amin oleh hadirin, Rabu (17/11/2021).

Said Aqil kenang 4 kali berziarah ke makam Mbah Lim

Said Aqil menjelaskan tujuan datang bersama rombongan untuk berziarah kubur Mbah Lim. Menurutnya, Mbah Lim merupakan sosok yang dihormati para kiai.

"Tujuannya ziarah kubur Mbah Muslim. Beliau sangat dihormati Gus Dur dan para kiai-kiai lainnya," ujar Said Aqil di hadapan santri.

Said mengenang pernah ke Ponpes Mbah Lim itu sebanyak empat kali. Said Aqil mengungkap dia juga berziarah saat kampanye pilpres.

"Saya ke sini empat kali barangkali, pertama kali bersama Gus Dur. Kemudian tiga kali, kampanye Mega-Hasyim oleh karena itu saya ingin menyambung silaturahmi dengan dzuriyah (keturunan) Mbah Lim semoga menjadi saudara," tutur Said Aqil.

Dalam kesempatan itu, Said Aqil juga memberikan wejangan kepada para santri. Para santri diminta terus belajar IT, bila perlu menguasai media sosial.

(ams/rih)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT