Polisi Selidiki Tewasnya Pekerja Proyek Bendungan Bener Purworejo

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 14:55 WIB
Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono, Selasa (9/11/2021).
Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono, Selasa (9/11/2021). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Saiful Hadi (22) yang merupakan pekerja proyek pembangunan Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah meninggal karena tergencet ekskavator pada Sabtu (6/11) lalu. Polisi pun turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

"Kecelakaan kerja sementara kami masih memeriksa beberapa orang yang terkait dengan kejadian di proyek Bendungan Bener di sana. Kami masih mencari apakah itu ada unsur kelalaian atau tidak, karena yang bersangkutan (korban) adalah pekerja di Bendungan," ujar Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono, saat ditemui detikcom di kantornya, Selasa (9/11/2021).

"Kami sudah memeriksa sekitar empat orang terkait dengan operator alat berat kemudian dari pimpinannya sendiri di Bendungan Bener, kemudian saksi-saksi yang saat itu ada di TKP. Target kami mengetahui dulu ada kelalaian atau tidak, karena ini kecelakaan kerja kan apakah sesuai dengan SOP atau tidak," kata Agus menambahkan.

Sementara itu, pihak keluarga sudah mengaku ikhlas dengan kejadian yang menimpa korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Pihak proyek juga sudah memberikan santunan kepada pihak keluarga.

"Kami sudah ikhlas, itu memang karena kecelakaan, pun kersane Gusti Allah (sudah kehendak Tuhan). Pihak proyek juga sudah memberikan santunan yang layak kepada kami," ucap ayah korban, Sadad (67) saat ditemui detikcom di rumah duka, hari ini.

Di mata keluarga, korban Saiful Hadi merupakan sosok yang baik. Orang tua korban juga tak punya firasat sama sekali jika anaknya bakal meninggal di tempat kerja. Anak kelima dari lima bersaudara pasangan Sadad (67) dan Wasilah (64) itu diketahui baru bekerja selama dua bulan di proyek pembangunan Bendungan Bener.

"Anaknya baik, sama orang tua nurut. Dia kerja di proyek baru dua bulan lebih. Ya kami tak mengira kalau akan ada kejadian ini, kami juga nggak punya firasat apa-apa. Cuma pas hari Sabtu itu kok sore nggak pulang-pulang biasanya jam 16.00 WIB sudah pulang, tahu-tahu jam 18.00 WIB dapat kabar itu, ya kaget," imbuh Sadad.

Diwartakan sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi di area pembangunan Bendungan Bener, Purworejo, pada Sabtu (6/11) sore. Korban Saiful Hadi (22) warga Desa Redin, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo itu meninggal karena tergilas alat berat.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...