Polresta Solo Segera Gelar Rekonstruksi Kasus Diksar Maut Menwa UNS

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 20:25 WIB
Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika
Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Penyidik Polresta Solo segera menggelar rekontruksi kasus Diksar maut Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang menewaskan Gilang Endi Saputra (21). Polisi pun masih mendalami keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini.

"Pasti ada (rekonstruksi) nanti akan ada jadwal khusus," kata Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika kepada detikcom, Senin (8/11/2021).

Rekonstruksi ini, lanjut Djohan, diperlukan untuk mengetahui peran kedua tersangka yakni NFM dan FPJ dalam kasus tersebut.

"(Rekonstruksi) untuk mendapatkan gambaran umum suatu peristiwa. Nanti melengkapi berkas dan mengetahui peran kedua tersangka," ucapnya.

Namun, Djohan belum bisa memastikan, jadwal reka ulang itu akan digelar. Pihaknya juga masih mengkaji rekonstruksi Diksar maut itu akan digelar terbuka atau tertutup.

"Nanti kita lihat apakah terbuka atau tertutup kita lihat situasi," urainya.

Dia menambahkah pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti milik kedua tersangka.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Solo sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus tewasnya Gilang. Kedua tersangka berinisial NFM dan FPJ diduga melakukan tindak kekerasan hingga berujung hilangnya nyawa Gilang mahasiswa semester 3 jurusan D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan, juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 dan juncto pasal 359 terkait dengan kelalaian yang menyebabkan seseorang meninggal. Keduanya terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

(ams/mbr)