ADVERTISEMENT

Kala Ketua PDIP Salatiga yang Mundur 'Salam Metal' Bareng Hasto

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 16:43 WIB
Eks Ketua PDIP Salatiga Teddy Sulistio bertemu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin  (8/11/2021)
Eks Ketua PDIP Salatiga Teddy Sulistio bertemu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: dok. pribadi Teddy Sulistio)
Semarang -

Usai mundur sebagai Ketua PDIP Salatiga, Teddy Sulistio bertemu dengan Sekjen PDIP Hasto Kritiyanto di Jakarta hari ini. Teddy mengaku menyampaikan sejumlah masukan ke Hasto.

"Berbagai masukan saya sampaikan sekjen, yang prinsip saya tegak lurus dan hormat pada Bu Mega. Selanjutnya menunggu keputusan Ibu Ketum, jika ada hal yang perlu diperjelas silakan tanya sekjen," kata Teddy Sulistio lewat pesan singkat, Senin (8/11/2021).

Teddy sebelumnya sempat berkeinginan menyampaikan sejumlah masukan dalam pertemuan yang digelar di DPP PDIP itu. Dalam undangan yang dia terima, Teddy masih disebut sebagai Ketua DPC PDIP Kota Salatiga meski sudah mengundurkan diri.

"Saya kira DPP begitu (masih menyebut ketua) karena lihat prestasi, bukan apa-apa, saya punya bargaining. Masukan tampung dulu, jangan kemudian kita yang babat alas (berjuang dari awal) di bawah tapi aturan digawe sak senenge dhewe (dibuat semaunya sendiri), kasihan yang di bawah," ujar Teddy kepada wartawan di Salatiga Sebelum berangkat ke Jakarta.

Teddy juga mengirimkan dua foto terkait pertemuannya dengan Hasto. Tampak keduanya bertemu di ruangan dengan latar lukisan wajah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Lukisan tersebut diapit dengan bendera Merah Putih dan bendera partai PDIP. Dalam ruangan itu juga terlihat ada foto proklamator Sukarno yang berwarna hitam putih.

Sementara itu, Hasto dan Teddy tampak duduk berhadapan di meja panjang. Keduanya tampak mengacungkan 'salam metal' yang menjadi salam khas partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Saya nggak sebagai pribadi lho, banyak teman-teman yang jengkel. Jadi aturan harus ditegakkan, ra ono (tidak ada) wali kota drop-dropan, ra ono DPR RI drop-dropan, mas Pacul (Bambang Wuryanto) jabatannya satu DPP ada DPD, kan jelas, nggak bingung kita. Lobi uang tinggalkan, gotong royong harus jadi pilar," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT