Sidang Tuntutan Nani Sianida di Bantul Ditunda, Ini Dia Sebabnya

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 12:09 WIB
Suasana sidang kasus Nani takjil sianida di PN Bantul, Senin  (8/11/2021).
Suasana sidang kasus Nani takjil sianida di PN Bantul, Senin (8/11/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Sidang kasus takjil sianida yang menewaskan seorang bocah dengan terdakwa Nani Aprilliani Nurjaman memasuki babak baru yakni agenda pembacaan tuntutan. Namun sidang yang seharusnya berlangsung di PN Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hari ini ditunda hingga pekan depan. Apa sebabnya?

Sidang tersebut dipimpin oleh hakim ketua Aminuddin dan dua hakim anggota yakni Sigit Subagyo serta Agus Supriyana. Sedangkan dari dari tim jaksa penuntut umum (JPU) terdiri dari Sulisyadi, Meladissa Arwasari, Nur Hadi Yutama dan Ahmad Ali Fikri Pandela.

Selanjutnya untuk ketiga penasihat hukum terdakwa yakni R Anwar Ary Widodo, Fajar Mulia dan Wanda Satria Atmaja. Adapun sidang tersebut berlangsung di ruang sidang Cakra I, Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul.

Dalam persidangan, Hakim Ketua Aminuddin menyebut JPU belum siap untuk membacakan tuntutan. Oleh sebab itu, JPU meminta waktu hingga pekan depan.

"Jadi tim penuntut umum, tuntutan belum siap. Penuntut umum mohon ditunda satu minggu, artinya akan dibacakan hari Senin 15 November 2021," kata Aminuddin saat sidang di PN Bantul, Senin (8/11/2021).

Sementara itu, pengemudi ojek online yang anaknya meninggal dunia karena mengonsumsi sate sianida yakni Bandiman mengaku menyerahkan kasus ini ke pengadilan. Namun, Bandiman yang hadir di PN Bantul hari ini memohon kepada hakim agar Nani diganjar dengan hukuman yang setimpal.

"Kalau saya menyerahkan ke sini (pengadilan). Yang jelas harapan saya terdakwa dihukum setimpal sesuai dengan perbuatannya, gitu," ucap Bandiman saat di PN Bantul.

(sip/rih)