2 Kasus Racun Maut Salah Sasaran: Kakak Ipar di Klaten-Nani Takjil Sianida

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 13:51 WIB
Yogyakarta -

Kasus racun maut di Klaten yang menewaskan Hani Dwi Susanti (30) bikin geger karena dilakukan kakak iparnya sendiri, Sarbini (43). Motif menebar racun maut itu dilakukan karena dendam.

Atas perbuatannya Sarbini disangkakan dengan pasal pembunuhan berencana. Dia juga terancam hukuman bui seumur hidup.

"Untuk pasal yang disangkakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara sampai seumur hidup," sebut Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo pada wartawan di Mapolres Klaten, Rabu (3/11/2021).

Eko menerangkan dari pemeriksaan tersangka diketahui adanya unsur perencanaan dalam kasus tersebut. Selain itu diketahui tersangka Sarbini menghilangkan nyara korban Hani dengan racun ikan.

"Pelaku menghilangkan nyawa korban dengan cara membeli racun ikan bermerek apotas sebanyak satu bungkus berisi empat butir. Kemudian pada Minggu (31/10) pelaku menumbuk racun tersebut," ungkap Eko.

Racun itu kemudian dicampurkan Sarbini ke dalam botol berukuran 1,5 liter. Sarbini pun diam-diam masuk ke rumah adik iparnya itu.

"Pelaku masuk dari pintu belakang yang tidak dikunci. Pelaku memasukkan racun ke dalam tiga botol air mineral dan freezer tempat membuat es batu serta menyiram ke susu bubuk di kamar tidur korban," ujar Eko.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (1/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Pemicu niat jahat Sarbini karena sempat cekcok dengan suami korban pada Kamis (28/10) lalu.

"Perencanaannya pada hari Kamis (28/10) pelaku setelah cekcok dengan suami korban, timbul niat hari Jumat (29/10) sehingga membeli racun apotas. Menumbuk racun di rumah, menyiapkan, menunggu rumah sepi dan pada hari Minggu (31/10) masuk rumah memasukkan racun," papar Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Eddy Suryana.

Namun, racun maut itu ternyata salah sasaran. Menurut pengakuan tersangka Sarbini, target racun maut itu adalah suami korban, Sigit Nugroho (39).

"Informasi dari diduga pelaku mengatakan sasarannya adalah suami korban, Sigit. Yang terkena (racun) justru korban (istri target)," kata Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo di Solo kemarin.

Kasus serupa dengan Sarbini juga terjadi di Yogyakarta dengan pelaku Nani Aprilliani Nurjaman (25). Wanita yang bekerja di salon ini juga menebar racun maut dengan target Aiptu Tomi, kekasihnya yang menikahi wanita lain.

"Tujuannya ke Tomi. Karena sakit hati beliau menikah diam-diam di belakang saya ketika menjalin hubungan. Maksud saya kalau mau sama yang lain silakan tapi bilang," kata Nani saat persidangan di PN Bantul, Senin (1/11).

Selengkapnya di halaman berikut...