Gibran Izinkan Balita Masuk Mal, IDAI Solo: Belum Ada Urgensinya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 14:42 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)

Dia juga menyoroti capaian vaksinasi daerah di Solo Raya yang masih belum merata. Dia berharap vaksinasi dapat segera dikebut untuk mencapai herd immunity.

"Kalau Kota Solo sendiri sebetulnya sudah sangat baik, tapi kan kita harus bicara Solo Raya. Daerah sekitar Solo diharapkan juga mempercepat vaksinasi, terutama untuk yang 18 tahun ke atas. Karena yang paling banyak terpapar itu usia 18-50 tahun dan yang paling banyak kasus meninggal itu lansia," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengatakan telah memasukkan poin larangan anak balita memasuki pusat keramaian dalam draf Surat Edaran (SE). Namun dalam SE yang disahkan Wali Kota Solo, ternyata balita masih diperbolehkan masuk ke pusat keramaian.

Gibran menjelaskan bahwa dirinya enggan mempersulit kegiatan warga. Sebab saat ini situasi pandemi COVID-19 di Solo dirasa sudah landai.

"Kita tidak ingin mempersulit kegiatan warga, anak-anak kecil silakan beraktivitas, tenang saja. Saya yakin angka COVID membaik, kalau dikurung lagi kasihan," kata Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (3/11).

Dalam SE Wali Kota Solo yang diteken pada 2 November 2021 kemarin, tertulis bahwa anak-anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke mal maupun objek wisata dengan pengawasan orang tua. Aturan ini masih sama dengan SE sebelumnya.

Gibran pun mengaku semakin yakin dengan keputusannya. Sebab menurutnya sebentar lagi anak-anak sudah diperbolehkan disuntik vaksin COVID-19.

"Tenang saja, sebentar lagi anak-anak 6-11 tahun kita suntik. Biar anak-anak sekolah, jalan-jalan sama ibunya, yang penting bapak ibunya sudah divaksin," ujar dia.


(mbr/rih)