Anak Balita Batal Dilarang Masuk Mal di Solo, Begini Penjelasan Gibran

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 11:29 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Selasa (26/10/2021).
Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) batal dilarang masuk ke pusat keramaian di Kota Solo, Jawa Tengah. Aturan yang sebelumnya sudah masuk ke draf Surat Edaran (SE) itu ditolak oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

"Kita tidak ingin mempersulit kegiatan warga, anak-anak kecil silakan beraktivitas, tenang saja. Saya yakin angka COVID membaik, kalau dikurung lagi kasihan," kata Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (3/11/2021).

Dalam SE Wali Kota Solo yang diteken pada 2 November 2021 kemarin, tertulis bahwa anak-anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke mal maupun objek wisata dengan pengawasan orang tua. Aturan ini masih sama dengan SE sebelumnya.

Gibran pun mengaku semakin yakin dengan keputusannya. Sebab menurutnya sebentar lagi anak-anak sudah diperbolehkan disuntik vaksin COVID-19.

"Tenang saja, sebentar lagi anak2 6-11 tahun kita suntik. Biar anak-anak sekolah, jalan-jalan sama ibunya, yang penting bapak ibunya sudah divaksin," ujar dia.

Meski demikian, dia mengaku tetap menyiapkan mitigasi untuk menjaga situasi tetap landai. Antara lain ialah menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) khusus anak.

"Pasti akan sulit kalau nol kasus, tapi mitigasi kita perketat, seperti isoter anak, vaksin anak. Isoter anak sudah disiapkan, tinggal orang tuanya mengizinkan nggak. Penolakan memang banyak, di-swab aja banyak yang menolak," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menyampaikan bahwa anak balita bakal dilarang masuk ke pusat keramaian. Hal itu disampaikan berdasarkan hasil rapat koordinasi penanganan COVID-19.

"Anak di bawah lima tahun tidak boleh masuk mal, objek wisata dan pusat keramaian lainnya. Anak di atas lima tahun boleh, tapi dengan pengawasan orang tua," kata Teguh di Balai Kota Solo, Senin (1/11).

Aturan tersebut menurutnya sudah disusun dalam draf surat edaran (SE) Wali Kota Solo. Aturan bakal diterapkan setelah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meneken SE tersebut.

"Ini sudah disusun ke dalam draf, tinggal menunggu persetujuan Pak Wali (Gibran) saja," kata dia.

Lihat juga video 'Ingat Bapak dan Ibu, Bawa Anak ke Mal Tetap Patuh Prokes Ya!':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)