Round-Up

Mulai Terkuaknya Penyebab Kematian Gilang, Peserta Diksar Menwa UNS

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 08:11 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo hentikan aktivitas di kawasan kampus akibat virus Corona. Seperti apa suasana di kampus itu saat tutup sementara?
Gedung Pusat UNS (Foto: Agung Mardika)
Semarang -

Penyebab kematian mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo peserta Diksar Menwa, Gilang Endi Saputra (21) perlahan mulai terkuak. Meski masih menunggu hasil autopsi, sudah diketahui ada penyumbatan di bagian otak. Selain itu juga ditemukan sejumlah tanda kekerasan pada fisiknya.

"Korban meninggal diduga akibat terjadi penyumbatan di bagian otak," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Iqbal belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena menunggu hasil Autopsi yang dilakukan Dokkes Polda Jateng keluar. Namun Iqbal membenarkan ada tanda bekas kekerasan dan 18 saksi sudah diperiksa terdiri dari peserta diksa, panitia, dan dosen.

"Sementara kami masih sidik. Belum ada yang ditetapkan tersangka. Namun dari visum ada tanda-tanda kekerasan," imbuhnya.

Keterangan polisi ini didukung uraian pihak keluarga Gilang yang merasa curiga dengan luka-luka di jasad korban yang tidak wajar, sehingga memilih lapor polisi. Hal ini diketahui keluarga setelah membuka peti jenazah Gilang setibanya di rumah duka di Karanganyar.

"Kondisi korban mukanya sudah memar, banyak mengeluarkan darah. Di tengkuk juga ada luka," terang kerabat korban, Sadarno, Senin (26/10).

Sementara itu Wakil Rektor UNS, Ahmad Yunus, bercerita dia sempat melihat mata jenazah Gilang Endi Saputra ditutupi tumbukan daun. Dia mengaku tidak mengetahui apakah ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun secara sekilas, dia tidak menemukan bekas luka di sebagian tubuh korban.

"Saat saya di rumah duka, jenazah belum diautopsi, saya izin ingin melihat, boleh dibuka bersama ayahnya. Saya lihat pada saat itu, mata (Gilang) ditutup kayak dheplokan (tumbukan) daun lembut warna hijau tua," kata Yunus dalam jumpa pers di UNS, Selasa (26/10/2021).

Simak video 'Mahasiswa UNS Meninggal saat Diksar Menwa, Polisi Temukan Sejumlah Luka!':

[Gambas:Video 20detik]