Bejat! Pria Asal Bantul Ini Perkosa Gadis di Bawah Umur Belasan Kali

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 13:47 WIB
Pria Bantul perkosa anak di bawah umur sebanyak belasan kali, Sleman, Selasa (26/10/2021).
Pria Bantul perkosa anak di bawah umur sebanyak belasan kali, Sleman, Selasa (26/10/2021). (Foto: Jauh Hari Wawan S./detikcom)
Sleman -

Pria asal Bantul tega memperkosa anak pacarnya sendiri yang masih di bawah umur di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Akibatnya, remaja yang masih berusia 14 tahun itu harus dirawat karena mengalami luka di organ vitalnya.

"Kronologi singkatnya tanggal 23 Oktober pukul 18.30 WIB warga melihat korban digendong pelaku. Korban berteriak dan berontak kemudian pelaku menggigit pundak korban dan oleh warga diamankan," kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana saat rilis kasus di Mapolres Sleman, Selasa (26/10/2021).

Tersangka yakni PR (36) warga Dlingo, Bantul ini kemudian diserahkan warga ke pihak kepolisian. Rony menjelaskan aksi bejat tersangka sudah berlangsung sejak setahun terakhir. Dari pengakuan korban, tersangka telah merudapaksa korban sebanyak belasan kali.

"Setelah pelaku diamankan, korban bercerita disetubuhi oleh pelaku sebanyak 17 kali serta meraba-raba korban," jelasnya.

Aksi tersangka dilakukan saat ibu korban sedang berjualan. Diketahui, mereka saat ini telah tinggal satu atap di Sleman. Selama melancarkan aksinya, pelaku mengancam korban.

"Pelaku mengancam korban dengan kata-kata, 'Jangan cerita siapa-siapa, nanti tak bunuh kalau bapak pernah bunuh orang'," ucap Rony.

"Itu kami masih kami selidiki, menurut pengakuan dia tahun 90-an pernah ada TKP (pembunuhan) dan dia pelakunya. Tapi ini masih kita selidiki karena tahun 90-an," katanya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka sebelumnya juga pernah melakukan tindakan pencabulan. Korbannya merupakan anak dari istri sirinya.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Sleman Iptu Yunanto Kukuh Prabowo menambahkan, korban telah menjalani penanganan untuk mengobati luka di organ vitalnya.

"Karena sudah 17 kali dilakukan pencabulan ini, mohon maaf dari alat kelamin korban ini kan kemarin berdasarkan dengan pemeriksaan awal mengalami infeksi. Jadi apabila itu terlambat akan menjadi penyakit yang menular," kata Kukuh.

Polisi mengamankan bantal dan beberapa barang lain sebagai barang bukti. Terhadap tersangka, polisi menjerat dengan Pasal 81 sub Pasal 82 UU No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Simak juga 'Bejat! Tukang Cukur Rambut di Gorontalo Sodomi Anak di Bawah Umur':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)