Salatiga-Ambarawa Digoyang Gempa Darat 3 Hari Tiada Henti, Ini Arahan Ganjar

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 08:56 WIB
Gempa Salatiga 25/10/2021 pukul 05:05 WIB
Rentetan gempa darat terus terjadi di Salatiga-Ambarawa 3 hari nonstop. (Foto: Dok. BMKG)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta apel siaga bencana agar segera digelar. Tidak hanya terkait rentetan gempa di Salatiga dan Ambarawa di Kabupaten Semarang, namun juga antisipasi banjir dan longsor di beberapa daerah.

Ganjar mengatakan terkait gempa di Salatiga dan Kabupaten Semarang, pihaknya sudah berkomunikasi dengan kepala daerah setempat. Sejumlah tenda darurat juga sudah dipasang untuk persiapan.

"Kemarin langsung komunikasi dengan bupati Semarang dan Wali Kota Salatiga. Sudah langsung dibuatkan tenda darurat," kata Ganjar dalam video yang diperoleh detikcom, Senin (25/10/2021).

"Maka segera gelar apel siaga. Karena selain gempa, antisipasi hujan lebat," imbuhnya.

Apel siaga tersebut diperlukan karena curah hujan juga makin tinggi. Ganjar mendapatkan informasi tersebut setelah sempat bertemu dengan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Puncak curah hujan tinggi diperkirakan terjadi bulan Desember.

"Saya juga minta di beberapa titik yang rawan bencana lakukan simulasi evakuasi," tegasnya.

Apel siaga juga merupakan bentuk sosialisasi agar siap, termasuk mengupayakan penggunaan alat bahkan yang paling sederhana seperti kentongan.

"Gunakan seluruh alat, tidak usah canggih kentongan cukup sehingga mengurangi resiko bencana," ujarnya.

Terkait gempa yang terus terjadi di Salatiga dan Kabupaten Semarang, Ganjar menjelaskan tim geologi masih terus bekerja menliti, maka kesiagaan masih perlu dilakukan.

"Dari (dinas) ESDM mencoba mendampingi dan ikuti terus pergerakan sesar yang ada karena ini bukan vulkanik. Tim geologi lagi bekerja maka punya asumsi kita mesti siaga. Khusunya di daerah sesar khususnya di Salatiga dan Kabupaten Semarang," ujarnya.

Sementara itu kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan hingga pagi ini sudah ada 34 gempa sejak Sabtu (23/10) dini hari di Salatiga dan Ambarawa (Kabupaten Semarang). Gempa susulan terjadi pukul 05.05 WIB berkekuatan M2,5 di 7.275 Lintang Selatan, 110.45196 Bujur Timur atau 8 km barat laut Kota Salatiga, Jateng. Gempa tersebut terjadi di kedalaman 11 km.

"BMKG mencatat terdapat 1 gempa susulan di Ambarawa Salatiga, Sehingga total gempa teranalisa berjumlah 34 event," kata Setyoajie lewat pesan singkat.

Simak video 'Salatiga-Ambarawa 21 Kali Diguncang Gempa Susulan':

[Gambas:Video 20detik]



(alg/mbr)