Siswa Terpapar Corona di Solo Terus Bertambah, Gibran: PTM Jalan Terus!

Ari Purnomo - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 12:18 WIB
Solo -

Jumlah siswa yang terpapar virus Corona atau COVID-19 di Solo, Jawa Tengah terus bertambah. Namun Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) atau sekolah tatap muka di sekolah yang nihil Corona lanjut terus.

"Dan kemarin ada siswa yang belum divaksin positif dan sekolah juga ditutup sementara. Dan untuk orang tua di sekolah lain yang tidak terdampak, PTM jalan terus," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kepada wartawan di kantornya, Kamis (21/10/2021).

Saat ini total ada tujuh sekolah yang siswanya terpapar COVID-19 yakni terdiri dari dari lima SD dan dua SMPN. Tujuh sekolah yakni SD Kristen Manahan, SDN Danukusuman, SDN Mangkubumen Kidul, SDN Semanggi Lor dan SD Al-Islam 2 Jamsaren, SMPN 4 dan SMPN 8. Meski penambahan kasus terjadi pada sekolah, Gibran, juga tetap mengimbau kepada orang tua dan masyarakat agar tetap tenang.

Pemkot Solo, kata Gibran, akan terus mengetes pelajar sekolah yang sudah mendapatkan izin untuk menggelar PTM secara acak.

"Sekolah yang lain jalan terus, PTM jalan terus, kita juga sudah lakukan surveillance terus. Tenang saja kebanyakan ini yang positif juga OTG, sudah kita mitigasi, tenang saja, " tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, muncul belasan kasus COVID-19 di tingkat SMP di Kota Solo, Jawa Tengah. Belasan kasus itu ditemukan dari dua SMP.

"Ada dua SMP Negeri yang siswanya terpapar COVID-19, dari SMPN 4 dan SMPN 8," kata Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 Kota Solo, Ahyani, Rabu (20/10).

Hasil tersebut diketahui berdasarkan tes swab dengan mengambil sampel puluhan sekolah di Solo. Selain lima SD yang sebelumnya sudah ditutup, dua SMP ini juga sempat dilakukan pengambilan sampel

Menurutnya, saat ini Satgas COVID-19 Solo masih melakukan tracing ke sekolah tersebut. Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah itu diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Ini kita masih tracing ke sekolah dan keluarganya. Sementara PTM di sekolah yang bersangkutan berhenti dulu, diganti PJJ," katanya.

Selain itu ada 41 siswa dan 6 guru dari lima SD dinyatakan positif COVID-19. Lima SD tersebut ialah SD Kristen Manahan, SDN Danukusuman, SDN Mangkubumen Kidul, SDN Semanggi Lor dan SD Al-Islam 2 Jamsaren.

(sip/mbr)