Update Terkini dari 25 Kasus Corona Klaster Senam dan Tilik di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 08:50 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Ilustrasi Corona. (Foto: Getty Images/loops7)
Bantul -

Tracing usai, sebanyak 14 orang dinyatakan terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 dari klaster senam sehat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sedangkan sebagian besar dari 11 orang pasien klaster tilik di Bantul, telah dinyatakan negatif Corona.

Kepala Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bambanglipuro, dr Tarsisius Glory, mengatakan bahwa 3 dari 14 pasien klaster senam sudah selesai menjalani isolasi. Sedangkan sisanya selesai menjalani isolasi pekan ini.

"Sedangkan untuk 11 pasien lainnya dalam pekan ini juga sudah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh," kata Glory saat dihubungi wartawan, Rabu (20/10/2021).

Glory mengatakan tak ada penambahan kasus klaster senam sehat yang ada di Kapanewon Bambanglipuro ini. Pasalnya, dari hasil tracing terhadap lima kasus baru terdapat 13 orang yang kontak erat dan hasil swab-nya dinyatakan negatif COVID-19.

"Kasus klaster senam dari awalnya tiga orang kemudian tracing keluar enam orang dan kembali tracing keluar lima orang. Sudah berhenti di angka 14 kasus orang yang terpapar COVID-19 klaster senam," ujarnya.

Kemudian dari data terakhir pada Sabtu (16/10), jumlah kasus positif Corona dari klaster tilik mencapai 11 orang. Glory menjelaskan jika tujuh pasien COVID-19 dari klaster tilik Pedukuhan Gokerten, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden sudah dinyatakan sembuh. Mereka selama ini dalam kondisi tidak bergejala atau OTG.

"Mereka kategori OTG sehingga masa isolasi atau perawatan cukup 10 hari dan hari ini diperbolehkan pulang ke keluarganya masing-masing," ujarnya.

Selain itu, untuk tambahan dua pasien COVID-19 klaster tilik yang masuk pada ke RSLKC pada tanggal 15 Oktober baru akan keluar dari rumah sakit pada hari Minggu (24/10). Sehingga dalam pekan ini semua pasien klaster tilik yang berjumlah sembilan orang sudah sembuh.

"Ya artinya akhir pekan ini semua pasien COVID-19 klaster tilik sudah boleh pulang semuanya," katanya.

(sip/sip)