Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Antisipasi Klaster COVID Saat Nataru

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 18:20 WIB
Corona Riau Hari Ini: Data dan Status Level Terbaru
Ilustrasi kasus Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepala daerah di wilayahnya untuk mulai melakukan antisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19 pada libur panjang akhir tahun atau natal dan tahun baru (nataru). Langkah yang dilakukan adalah memperketat protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi.

"Menghadapi (libur panjang) nataru, kemarin Kemenko Marinves juga sudah bicara dengan kita, mulai kita sosialisasikan agar jangan sampai ada gelombang ketiga klaster nataru," kata Ganjar di kantornya, Semarang, Senin (11/10/2021).

Ganjar mengingatkan agar para kepala daerah tidak lengah dalam pengawasan protokol kesehatan. Hal itu termasuk dalam kegiatan ibadah.

"Saya sampaikan kepada kawan-kawan para bupati/wali kota, agar di antara mereka juga tidak lengah terhadap pengawasan masyarakat. Masker yang paling utama nih nggak boleh dicopot," tegasnya.

Ganjar juga meminta agar percepatan vaksinasi bisa segera dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona selain disiplin prokes.

"Kita mesti menyiapkan dari sekarang yang paling bagus adalah menggenjot vaksinasi," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam perpanjangan PPKM terbaru ada 12 daerah di Jateng yang naik level dari level 2 ke level 3. Hal itu karena capaian vaksinasi dimasukkan dalam syarat leveling. Terkait hal itu Ganjar menyebut sudah komunikasi dengan pemerintah pusat.

"Ternyata ada syaratnya, syaratnya kami harus mempercepat vaksin tapi kan kami punya vaksinnya maka hari ini saya minta kabupaten/kota yang di bawah 50 persen agar menulis atau menghitung minimal beberapa hari minimal dalam 1 minggu kecepatan mereka bisa berapa, maka kemudian kita akan minta khusus untuk daerah di bawah 50 persen. Itu yang pertama dan mudah-mudahan besok surat sudah bisa kita kirim sehingga percepatan bisa dilakukan," jelasnya.

(rih/ams)