Disebut di Video 'Beli Suara' Gus Miftah, Politikus Golkar Doakan Mumtaz

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 19:34 WIB
Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman
Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Sleman -

Video Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK) Ahmad Mumtaz Rais soal sumbangannya ke ponpes milik Gus Miftah viral. Dalam video itu Mumtaz menyebut nama politikus Golkar Gandung Pardiman terkait dukungan Pemilu 2024.

"Saya hanya mendoakan (Mumtaz) mudah-mudahan sehat jiwa, sehat raga tidak kena penyakit stres," kata Gandung saat ditemui wartawan di Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (8/10/2021).

Gandung mengaku tak ambil pusing soal pernyataan Mumtaz tersebut. Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar ini memilih menyerahkan hal itu kepada Tuhan.

"Biar dihukum sama Gusti Allah," ujarnya.

Ketua DPD Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini mengatakan dari informasi yang dia peroleh, video tersebut merupakan jokes atau candaan DPP PAN. Namun, dia menilai politikus yang beriman tidak akan menyebarkan video seperti itu.

"Katanya itu jokes-jokes orang-orang DPP PAN, tapi jokes seorang politik yang beriman sebetulnya tidak begitu," ucapnya.

"Jadi yang namanya politik itu seni mengelola orang banyak. Kalau mengelola keluarga saja tidak bisa mau terjun politik jangan coba-coba," cetus Gandung.

Diberitakan sebelumnya, video Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK) Ahmad Mumtaz Rais soal sumbangannya ke ponpes milik Gus Miftah viral di media sosial. Mumtaz Rais menyinggung sumbangannya dengan dukungan Pemilu 2024.

Putra Amien Rais itu membuat video berdurasi 45 detik yang ditujukan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Sleman, DIY, milik Gus Miftah.

Dalam video tersebut, Mumtaz yang menyebut dirinya Bang Jago awalnya mendoakan agar jemaah Kinthiliyah (sebutan untuk jemaah dakwah Gus Miftah) mewabah. Ia kemudian memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta.

"Bang Jago nggak banyak bicara. Bang Jago langsung aksi bukan teori. Menyumbang uang tunai sebesar Rp 100 juta rupiah untuk semua Kinthiliyah. Mantap," ujar Mumtaz dalam video yang viral di media sosial Twitter, dikutip Selasa (5/10).

Masih di dalam video, Mumtaz juga menyinggung soal Pemilu 2024. Ia secara terang-terangan meminta agar jemaah Kinthiliyah mendukungnya.

"Gus, ingat pemilu 2024. Jangan jual DPR RI dari partai lain. Tunggal, Mumtaz Rais. Jangan Kamto, jangan Kamta, jangan Mbah Badri, jangan Gandung, jangan yang lain-lain," lanjut Mumtaz.

(ams/rih)