2 Nelayan Hilang di Perairan Kebumen, Ini Dia Identitasnya

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 13:17 WIB
Dua orang nelayan hilang di perairan Kebumen, Sabtu (2/10/2021).
Dua orang nelayan hilang di perairan Kebumen, Sabtu (2/10/2021). (Foto: dok BPBD Kebumen)
Kebumen -

Dua orang nelayan di Kebumen, Jawa Tengah tenggelam dan hilang di tengah laut saat menjaring ikan. Hingga kini petugas yang dibantu relawan dan warga sedang berupaya mencari korban namun belum ditemukan.

Korban adalah Sofyan Sauri (55) dan Mugiono (32) warga Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Kedua nelayan tersebut tenggelam dan hilang di laut saat memasang jaring ikan di Pantai Sumberjati, Kecamatan Ambal, Kebumen pada siang hari ini.

"Betul, kejadian laka laut di Pantai Sumberjati. Korban dua nelayan hilang," kata Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto saat dihubungi detikcom, Sabtu (2/10/2021).

Heri menjelaskan, saat itu kedua korban bersama satu rekannya yakni Jumiko (43) sedang menjaring ikan di Pantai Sumberjati. Saat itu korban Sofyan dan rekannya Jumiko tengah memasukkan jaring ke tengah laut, sedangkan korban Mugiyono memegang tali jaring dari belakang.

Beberapa saat kemudian, korban Sofyan melepas jaring dan Jumiko mengambil tali tambang di darat. Setelah jaring sudah masuk dan dikondisikan oleh korban Sofyan dan Mugiono tiba-tiba ada tali yang menyangkut pada kaki kanan korban Sofyan sehingga menyeretnya ke tengah laut.

"Mengetahui hal tersebut korban Mugiono dan Jumiko langsung menahan dan mencoba menarik ke darat. Karena kuatnya arus, kedua orang tersebut tidak kuat dan akhirnya terlepas. Tapi nahas ada tali yang menyangkut di tangan korban Mugiono sehingga ia pun ikut terseret ke tengah laut," jelasnya.

Melihat kedua rekannya tenggelam dan hilang di tengah laut, Jumiko pun langsung mencari pertolongan ke warga sekitar dan meneruskan ke Muspika hingga BPBD Kebumen. Hingga saat ini pencarian korban masih terus dilakukan oleh petugas dari BPBD, relawan serta warga namun kedua korban belum ditemukan.

"Sampai saat ini korban belum ditemukan," pungkasnya.

(sip/sip)