Terpopuler Sepekan

Terbongkarnya Pijat Plus Sesama Jenis di Solo Bertarif Ratusan Ribu

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 09:48 WIB
Praktik prostitusi sesama jenis di Solo dibongkar Polda Jateng. Satu orang jadi tersangka dan 6 orang terapis diamankan polisi.
Polda Jateng Ringkus Praktik Pijat Plus-plus Sesama Jenis di Solo. (Foto: Gatot Jatmiko/detikcom)
Semarang -

Polda Jawa Tengah membongkar praktik prostitusi sesama jenis di Solo. Kegiatan tersebut ternyata sudah intens berjalan sejak dua tahun terakhir.

Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan pada 25 September 2021 lalu sekitar pukul 17.00 WIB petugas mendatangi indekos Banjarsari, Kota Surakarta setelah ada laporan masyarakat soal praktik prostitusi sesama jenis di sana.

"Pengecekan di kos-kosan ditemukan terapis laki-laki dengan pelanggan laki-laki melakukan SOP cabul," kata Djuhandani di Mapolda Jateng, Senin (27/9).

Saat itu diamankan tujuh orang yang terdiri dari bosnya berinisial D (47) dan para terapis yang berjenis kelamin laki-laki. Mereka membuka praktik di kos tersebut.

"Praktik ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun dan aktif 2 tahun. Jadi buka 5 tahun tapi aktif terakhir 2 tahun," katanya.

Para terapis tersebut selain memijat juga melayani kegiatan seks sesama jenis bahkan kegiatan menyimpang lainnya seperti threesome dengan pasangan suami istri. Kegiatan itu dilakukan di luar kos yang menjadi tempat layanan pijat plus-plus.

"Ada juga praktik threesome dengan pasangan suami istri dengan satu terapis. Ini di luar. Akan kembangkan sejauh mana. Tapi tujuan kita akan bersihkan, situasi aman, kondusif, bebas dari penyakit masyarakat," tegasnya.

Tersangka D, lanjut Djuhandani, berperan merekrut para terapis yang berasal dari berbagai daerah dan menyiapkan tempat. D menawarkan praktik itu lewat berbagai media sosial.

"Dari proses pembayaran kalau pijit plus dengan tarif Rp 250 ribu, tersangka menerima Rp 100 ribu. Dari Rp 350 ribu dapat Rp 150 ribu. Dan tarif Rp 400 ribu tersangka menerima Rp 160 ribu," katanya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan pasal 296 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul.

"Ancaman hukuman 3 sampai 15 tahun," tegasnya.

Simak juga Video: Polisi Bongkar Prostitusi Sesama Jenis di Solo, Juga Layani Threesome Pasutri

[Gambas:Video 20detik]



(alg/sip)