Buya Syafii Selamati Dirjen Haji-Umroh yang Baru: Dia Mampu Walau Belum Haji

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 16:54 WIB
Buya Syafii Maarif
Buya Syafii Maarif (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Sleman -

Eks Ketum Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii memberikan selamat kepada Hilman Latief yang bakal diangkat jadi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama. Buya pun berseloroh soal Hilman yang ternyata belum haji.

"Alhamdulillah. Ya baguslah, dia dari UMY ya, dan dia mampu lah itu ya walaupun dia belum haji sebenarnya itu," kata Buya Syafii kepada wartawan di kediamannya, Sleman, Jumat (1/10/2021).

Sebagai sesama warga Muhammadiyah, Buya mengenal sosok Hilman. Menurutnya, Hilman dipandang sosok memiliki track record yang bagus.

"Dia juga sudah dulu di Lazizmu, macam-macam lah pokoknya. Dia orang Sunda ya, dan pinter anak itu. Selamat lah untuk dia," ucapnya.

Buya juga mengapresiasi langkah Kemenag yang memberikan kesempatan bagi semua pihak. Buya pun berharap Hilman bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

"Tapi ndak apa-apa itu supaya sebuah kementerian jangan dirembuk didominasi oleh satu kelompok aja gitu. Mudah-mudahan dia bisa kerja keras," ujar Buya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief bakal dilantik menjadi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian (Kemenag). Pelantikan digelar siang ini.

"Betul, hari ini pukul 14.00 WIB dilantik di gedung Rasidi Thamrin," kata Plt Dirjen PHU Khoirizi saat dimintai konfirmasi, Jumat (1/10).

Dilansir dari situs Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Hilman Latief merupakan guru besar di bidang studi Islam. Dia merupakan lulusan Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut.

Hilman Latief lalu melanjutkan pendidikan S1 di IAIN Yogyakarta. Dia meraih gelar MA di program magister agama dan lintas budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Department of Comparative Religion, Western Michigan University.

Hilman Latief meraih gelar PhD dari Utrech University pada 2012. Dia menjadi guru besar di UMY sejak 2019.

(ams/sip)