Pria ODGJ Hilang Usai Hanyut di Sungai Serayu Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 18:32 WIB
Proses pencarian pria odgj di Banjarnegara yang hanyut di Sungai Serayu
Proses pencarian pria ODGJ di Banjarnegara yang hanyut di Sungai Serayu (Foto: dok. BPBD Banjarnegara)
Banjarnegara -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Salah seorang pria warga Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, Fatchurozzi (38), dilaporkan hanyut di Sungai Serayu, siang tadi. Hingga saat ini pencarian korban masih belum membuahkan hasil.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo menyebut korban diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Hingga sore ini proses pencarian terhadap korban masih nihil.

"Kejadiannya tadi sekitar pukul 11.30 WIB. Dari informasi yang dihimpun dari warga dan saksi mata, korban merupakan warga Desa Tunggoro dan merupakan ODGJ," kata Andri saat dihubungi detikcom, Selasa (28/9/2021).

Andri menyebut korban disebut sengaja menceburkan diri ke Sungai Serayu. Kondisi arus sungai yang deras membuat korban langsung terbawa arus.

"Korban sengaja turun ke sungai dan hanyut. Secara morfologi sungai, lokasi kejadian berarus deras dan bebatuan. Selain itu juga terdapat palung sungai," terangnya.

Saat ini, pihaknya bersama Basarnas dan sejumlah relawan masih melakukan pencarian dengan menyisir di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan 2 unit perahu rafting dan 1 unit kayak.

"Kami menyisir di sungai dan darat. Di sungai kami menggunakan 2 unit perahu rafting dan 1 unit kayak dengan metode string line di sekitar lokasi kejadian," jelasnya.

Hingga pukul 17.00 WIB sore ini, proses pencarian korban masih belum membuahkan hasil. Proses pencarian terhadap Fatchurozzi akan kembali dilakukan esok hari.

"Sampai pukul 17.00 WIB korban hanyut belum ketemu. Tadi kita sudah menyisir dengan jarak tempuh sekitar 1,3 kilometer di sekitar lokasi kejadian. Pencarian akan kami lanjutkan besok," ujar Andri.

(ams/rih)