Prostitusi Sesama Jenis di Solo Ternyata Juga Layani Threesome Pasutri

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 16:38 WIB
Semarang -

Praktik prostitusi sesama jenis yang dibongkar Polda Jateng di Solo ternyata tidak hanya melayani pijat plus-plus. Terungkap para terapis itu juga melayani paket threesome dengan pasangan suami istri (pasutri).

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro saat jumpa pers di Mapolda Jateng. Para terapis yang menjadi anak buah dari tersangka berinisial D itu melayani praktik menyimpang tersebut di luar tempat kos yang merupakan lokasi pijat plus-plus.

"Ada juga praktik threesome dengan pasangan suami istri dengan satu terapis. Ini di luar. (Penyidikan) Akan kembangkan sejauh mana. Tapi tujuan kita akan bersihkan, situasi aman, kondusif, bebas dari penyakit masyarakat," kata Djuhandani di Mapolda Jateng, Senin (27/9/2021).

Djuhani menyebut praktik pijat plus-plus sesama jenis itu terungkap di indekos wilayah Banjarsari, Solo pada 25 September 2021 lalu. Saat digerebek ditemukan terapis dan pelanggan sesama laki-laki yang sedang melakukan tindakan cabul.

"Pengecekan di kos-kosan ditemukan terapis laki-laki dengan pelanggan laki-laki melakukan SOP cabul," ujarnya.

Dalam penindakan itu diamankan enam terapis yang berasal dari berbagai daerah. Djuhani menyebut ditetapkan satu tersangka kasus pijat plus-plus k arena memperdagangkan orang dengan peran mulai dari perekrutan hingga menawarkan lewat media sosial.

"Praktik ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun dan aktif 2 tahun. Jadi buka 5 tahun tapi aktif terakhir 2 tahun," katanya.

"Terkait komunitas, saat ini masih dalam pengembangan," sambung Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudussy.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2 Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan pasal 296 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul. Ancaman hukuman yaitu 3 tahun sampai 15 tahun penjara.

(rih/ams)