Polisi Sita 33.300 Pil Penenang dengan Target Konsumsi Pelajar di Yogya

Heri Susanto - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 10:13 WIB
Barang bukti pil penenang yang disita Polresta Yogyakarta, 27/9/2021
Barang bukti pil penenang yang disita Polresta Yogyakarta. (Foto: Heri Susanto/detikcom)
Yogyakarta -

Satresnarkoba Polresta Yogyakarta membongkar penyalahgunaan obat berbahaya pil Yarindo yang berfungsi obat penenang Kamis (23/9) malam. Dari jaringan lintas provinsi ini, polisi mengamankan 33.300 butir pil.

"Ini penyalahgunaan obat berbahaya dengan barang bukti paling besar selama saya di sini (Polresta Yogyakarta)," kata Kasatresnarkoba Kompol Andhyka Donny kepada wartawan di Mapolresta Yogyakarta, Senin (27/9/2021).

Donny menjelaskan, barang bukti 33.300 butir pil penenang ini, mereka dapatkan dari tiga orang, yaitu saksi IP dan PE yang merupakan warga Kemantren Umbulharjo, Yogyakarta.

"Dari informasi masyarakat ada penyalahgunaan obat berbahaya yang sasaran pembeli pelajar. Kami amankan IP dan PE dengan barang bukti 3.000 butir," kata Donny.

Dari penangkapan kedua orang tersebut, lanjut Donny, polisi mengembangkan penyelidikan dan mengungkap ternyata pil Yarindo tersebut didapatkan dari tersangka DA di Semarang.

"Janjiannya online, untuk pengantaran barang bukti, DA langsung membawa pil sendiri dari Semarang ke Umbulharjo," imbuhnya.

Dari tangan DA, polisi mengamankan 28 stoples berisi pil. Total dari DA polisi mendapatkan barang bukti 30.300 pil.

"Total barang bukti ada 33.300 pil. Tersangka DA kami kenai pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar," pungkas Donny.

Sedangkan dua orang yaitu IP dan PE, lanjut Donny, menjadi saksi untuk DA. IP dan PE pun menjadi tersangka dari berkas tersendiri.

Lihat juga video 'Kejari Sidrap Musnahkan Pil Ekstasi-Sabu dengan Cara Diblender':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)