PTM di Semarang, 5 Siswa dan 2 Guru Terpapar Corona

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 19:05 WIB
School students  using hand sanitizer after entering a classroom.
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah (Foto: Getty Images/izusek)
Semarang -

Sebanyak 5 siswa dan 2 guru di Kota Semarang terpapar virus Corona atau COVID-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM) baru dimulai. Namun Dinas Pendidikan Kota Semarang memastikan tidak ada klaster sekolah dan semua sudah sembuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, menjelaskan ke-7 orang yang terpapar itu ada di 5 sekolah yaitu di satu SMP negeri, satu SMP swasta, dua SD negeri, dan satu SD swasta. Tracking dan testing pun sudah dilakukan.

"Jadi itu di 5 sekolah, ada 7 orang. Guru dan siswa. Jadi kan satu kelas antara 1 atau 2 orang (yang terpapar). Teman-temannya negatif semua, guru negatif semua, jadi tidak ada klaster di sekolah," kata Gunawan saat dihubungi wartawan, Rabu (22/9/2021).

"Siswa 5, guru 2," imbuhnya.

Guru dan siswa yang terpapar Corona tersebut tanpa gejala. Para murid dan guru yang terpapar Corona ini, setelah melakukan isolasi mandiri kini sudah negatif. Pekan depan mereka sudah bisa kembali mengikuti sekolah tatap muka lagi.

"Bukan klaster sekolah. Sudah negatif semua. Ada yang tiga hari dites sudah negatif," ujarnya.

Gunawan menegaskan PTM di Kota Semarang terkendali. Namun, ia tetap mengingatkan kepada siswa dan guru selalu menjaga protokol kesehatan.

"Kita kan tetap selalu sampaikan pada warga semua untuk kalau ada siswa dan guru kurang enak badan tidak usah masuk dulu," pesan Gunawan.

(rih/ams)