Heboh Ikan Teri Berlompatan di Pantai Selatan Yogya, Ini Kata Pakar UGM

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 17:11 WIB
Yogyakarta -

Heboh fenomena ikan teri berlompatan ke pinggir pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pakar Universitas Gadjah Mada (UGM) menjelaskan hal itu merupakan fenomena tahunan dan ada sejumlah faktor yang diduga jadi penyebabnya.

"Munculnya ikan teri di sepanjang pantai selatan DIY merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun," kata Dosen Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Suwarman Partosuwiryo saat dihubungi detikcom, Rabu (22/9/2021).

Suwarman menjelaskan, ada lima kemungkinan penyebab ikan-ikan tersebut menjejali pinggir pantai selatan Yogyakarta atau bahkan Jawa.

"Pertama, kemungkinan itu terjadi karena perubahan suhu air laut dari dingin menjadi panas dan berpengaruh terhadap keluarnya ikan-ikan," ujarnya.

Kedua kemungkinan adanya ikan lebih besar atau ikan predator di tengah laut yang hendak menyerang atau ingin memakan ikan teri. Sehingga ikan teri melarikan diri ke pinggir pantai.

"Ketiga itu juga bisa karena adanya arus atau gelombang yang tinggi. Karena otomatis kan kekuatan untuk berenangnya ikan teri beda dengan ikan yang lebih besar," ucapnya.

"Keempat, ini kan peralihan musim timur ke barat, biasanya kalau peralihan musim barat itu itu suhu dingin ke panas. Hal itu membuat ikan teri keluar karena menyesuaikan suhu," imbuh Suwarman.

Sedangkan penyebab kelima adalah terjadinya mongso kapat atau musim keempat. Di mana mongso kapat biasanya adalah musim ikan.

"Kelima, kalau saya perhatikan ini biasanya kalau mau musim ikan di selatan Jawa, ini kan memasuki mangsa keempat. Umumnya di selatan Yogya itu musim ikan, banyak ikan yang keluar dan tertangkap," katanya.

Diberitakan sebelumnya, video yang menampilkan ikan-ikan teri berlompatan di pantai selatan Yogyakarta viral di media sosial. Ikan-ikan teri itu tampak berlompatan mendekati daratan dan memudahkan nelayan untuk memanennya.

Dalam video yang beredar itu menampilkan ikan-ikan teri itu berlompatan ke daratan. Tampak para nelayan memanen ikan itu dengan jaring.

Di video lainnya, tampak ikan teri berukuran sekitar jari manis orang dewasa yang terperangkap jaring nelayan. Dimintai konfirmasi soal peristiwa ini, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menyebut ikan teri berlompatan ini merupakan fenomena tahunan.

"Bukan mistis, tidak luar biasa karena tiap tahun seperti itu. Cuma masalahnya sekarang terekspos media sosial. Sementara kalau dulu saat bertugas di Pelabuhan Sadeng memang ada musim teri," jelas Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Catur Nur Amin saat ditemui di kantornya, Rabu (22/9).

Catur mengatakan fenomena ikan teri berlompatan ke daratan itu terjadi setiap musim pancaroba. Kejadian ini hampir terjadi merata di seluruh pesisir Pulau Jawa.

(rih/rih)