Polda Jateng Gelar Operasi Lalu Lintas 2 Pekan, Tak Ada Penilangan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 12:57 WIB
Peresmian Pemberlakuan Tilang Elektronik di Boyolali
Ilustrasi (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Semarang -

Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi mulai tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021. Para pelanggar lalu lintas tetap akan terpantau namun tidak akan ada penilangan.

Hal itu diungkapkan Dirlantas Polda Jateng Kombes Rudy Syafiruddin di halaman eks Wonderia Semarang dalam rangka vaksinasi kepada ojek online dan sopir untuk memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara.

"Operasi patuh selama 14 hari mulai 20 September sampai 3 Oktober," kata Rudy, Sabtu (18/9/2021).

Ia menjelaskan, Senin (20/9) akan dilakukan gelar pasukan untuk hari pertama dijalankannya operasi Patuh Candi di seluruh Jawa Tengah. Namun ia menyebut tidak ada tindakan penilangan kepada pengendara.

"Intinya tidak akan ada penindakan, tidak ada penilangan," ujarnya.

Meski tanpa ada tindakan penilangan, ia berharap masyarakat tetap patuh terhadap peraturan lalu lintas. Teguran tetap akan diberikan kepada pelanggar lalu lintas, namun petugas yang melakukan teguran hanya akan memberikan edukasi.

"Harapannya dengan tidak lakukan penindakan di masa pandemi ini, masyarakat tetap patuh dengan peraturan perundangan perlalulintasan yang ada," ujar Rudy.

Ia juga menegaskan seluruh petugas di Jawa Tengah agar tidak melakukan teguran atau tindakan yang menyakiti masyarakat atau pengendara.

"Kami tidak berharap ada anggota yang melakukan hal tidak terpuji atau melukai hati pengendara di Jateng. Ini berlaku se-Jateng," imbuhnya.

(alg/rih)