Round-Up

2 Orang Jadi Tersangka Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Bengawan Solo

Ari Purnomo - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 09:11 WIB
Dua orang tersangka pencemaran limbah ciu di Bengawan Solo, inisial J (36) dan H (40), Jumat (17/9/2021).
Dua orang tersangka pencemaran limbah ciu di Bengawan Solo, inisial J (36) dan H (40), Jumat (17/9/2021). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Sukoharjo -

Polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial J (36) dan H (40) dalam kasus pembuangan limbah ciu yang mencemari Bengawan Solo. Dua tersangka tersebut merupakan penyedia jasa layanan pembuangan limbah.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy menjelaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah tim Opsnal Tipidter Polres Sukoharjo memergoki kedua pelaku sedang melakukan aksinya.

"Tim mendapatkan informasi mengenai pembuangan limbah di wilayah Polokarto. Setelah diselidiki, petugas mendapati dua tersangka H dan J membuang limbah dengan sarana dua unit mobil pikap," ujar Iqbal kepada wartawan melalui keterangan resminya, Jumat (17/9/2021).

"Tersangka H dan J adalah orang yang membuang limbah dari hasil produksi alkohol di salah satu (tempat) pengrajin alkohol di Polokarto," lanjutnya.

Mantan Kasat Lantas Solo itu menyampaikan modus tersangka saat membuang limbah ciu yang mencemari Bengawan Solo. Para tersangka ternyata menyedot limbah dari tempat produksi menggunakan alat bertenaga diesel.

"Barang bukti yang diamankan di antaranya dua unit mobil, dua tandon air kapasitas 1.000 liter, diesel, selang. Motifnya untuk butuh uang, untuk biaya hidup," kata dia.

Dalam rilis kasus Polres Sukoharjo, terungkap bahwa kedua tersangka sengaja mengumpulkan limbah dari produsen-produsen alkohol. Namun limbah yang seharusnya dibawa ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL) justru dibuang ke sungai.

"Belum ada IPAL di sini, adanya jauh, makanya dibuang di sini," kata tersangka H saat ditanya Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho, kepada wartawan di lokasi pembuangan limbah, Polokarto, Sukoharjo, Jumat (17/9).

Selanjutnya, pengakuan tersangka...