Suami di Rembang Palsukan Dokumen agar Istri Bisa Nikahi Pria Lain, Lho?

ADVERTISEMENT

Suami di Rembang Palsukan Dokumen agar Istri Bisa Nikahi Pria Lain, Lho?

Arif Syaefudin - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 17:18 WIB
Pasutri di Rembang ditangkap terkait dugaan pemalsuan pernikahan, Senin (13/9/2021).
Pasutri di Rembang ditangkap terkait dugaan pemalsuan dokumen untuk pernikahan, Senin (13/9/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Sepasang suami istri di Rembang, Jawa Tengah, Sucipto (44) dan Badriyah (36) ditangkap polisi akibat diduga memalsukan dokumen. Dokumen itu dipalsukan demi Badriyah bisa menikah dengan pria lain dengan status lajang.

Sucipto diketahui merupakan sebagai perangkat Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem. Sedangkan Badriyah merupakan kepala salah satu tempat pendidikan anak usia dini (PAUD) di desa setempat.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan menjelaskan pasangan suami istri tersebut sepakat agar sang istri menikah dengan korban yakni seorang pria berinisial AK. Namun, dalam pernikahan tersebut, Badriyah menggunakan dokumen identitas milik salah seorang guru di PAUD yang diasuhnya yakni seorang wanita berinisial SC.

Sehingga, dalam pernikahan tersebut Badriyah menggunakan nama SC hingga akhirnya terbit akta nikah yang sah dengan AK. Hingga akhirnya SC yang tidak tahu apa-apa berencana menikah tapi fakta yang dia temukan tak terduga. Namanya ternyata telah terdaftar menikah dengan seorang pria berininsial AK yang tak dikenalnya.

"Jadi ketahuannya setelah korban (SC) hendak menikah, namun tidak bisa. Karena dalam pencatatan KUA Lasem, namanya telah terdaftar sudah menikah dengan AK. Hingga akhirnya SC melaporkan ke kepolisian," jelas Dandy, kepada wartawan, Senin (13/4/2021).

Dandy menjelaskan awalnya Sucipto dan istrinya sepakat untuk mempromosikan Badriyah melalui pesan Michat. Hingga akhirnya berkenalan dengan AK dan hubungan keduanya berlanjut ke pernikahan.

"Selama pernikahan tersebut Badriyah mendapatkan uang kebutuhan dari setiap minggunya sebesar Rp 450 ribu. Lalu uang tersebut oleh Badriyah diberikan kepada Sucipto," paparnya.

"Dan setiap malam hari selama pernikahan, Badriyah melakukan hubungan suami istri dengan AK dan untuk siang harinya pulang ke rumahnya untuk melakukan hubungan suami istri dengan Sucipto," imbuhnya.

Lihat juga video 'Cemburu Buta, Pria di Bogor Bunuh Janda Penjual Kopi':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT