ADVERTISEMENT

Bupati Banjarnegara Ditahan KPK, Ganjar: Wabup Konsolidasikan Pemerintahan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 14:53 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di RSI Banjarnegara, Kamis (8/7/2021).
Ganjar Pranowo (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memerintahkan wabup Banjarnegara, Syamsudin segera melakukan konsolidasi pemerintahan pasca KPK manahan Bupati Budhi Sarwono sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara tahun 2017-2018.

Ganjar mengatakan pihaknya sudah menghubungi Syamsudin agar melakukan konsolidasi. Hal itu agar pelayanan publik tidak terganggu.

"Saya sudah telepon Wabup agar segera mengkonsolidasikan pemerintahan. Jangan sampai layanan publik terganggu," kata Ganjar menjawab pertanyaan detikcom, Sabtu (4/9/2021).

Ia juga menjelaskan wakil bupati Banjarnegara juga tanggap akan melakukan rapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat. Ganjar juga mengatakan akan ke Banjarnegara.

"Pak Wabup sampaikan hari ini diadakan pertemuan dengan OPD. Saya akan ke sana," tegasnya.

Untuk diketahui KPK menyebut Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meraup Rp 2,1 miliar dalam kasus yang menjeratnya. Budhi Sarwono telah ditahan bersama tersangka lainnya, Kedy Afandi.

"Setelah KPK melakukan penyelidikan, maka kita tentu menemukan adanya bukti permulaan cukup dan kita tingkatkan ke penyidikan, malam hari ini sampaikan rekan-rekan atas kerja keras tersebut, menetapkan dua tersangka antara lain BS yaitu Bupati Kabupaten Banjarnegara periode 2017-2022, tersangka kedua KA, pihak swasta," kata Ketua KPK, Firli Bahuri, Jumat (3/9).

Para tersangka diduga melanggar Pasal 12 huruf i serta pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Firli mengatakan kedua tersangka dilakukan ditahan selama 20 hari ke depan.

Simak video 'Bupati Banjarnegara Diduga Atur Lelang Proyek Libatkan Bisnis Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]



(alg/mbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT