Kota Semarang Terasa Lebih Panas, Ternyata Ini Penyebabnya

ADVERTISEMENT

Kota Semarang Terasa Lebih Panas, Ternyata Ini Penyebabnya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 14:13 WIB
Lawang Sewu
Lawang Sewu, salah satu ikon Kota Semarang (Foto: Alifah Melinda/d'traveler)
Semarang -

Cuaca Kota Semarang, Jawa Tengah dan sekitarnya akhir-akhir ini terasa cukup panas dan gerah dibandingkan hari-hari biasanya. Cuaca ini ternyata disebabkan karena adanya gerak semu matahari.

Fenomena gerak semu matahari sebenarnya merupakan peristiwa biasa yang terjadi setiap tahunnya. Untuk periode kali ini matahari yang condong di utara sedang bergerak ke selatan.

"Fenomena normal tahunan biasa yaitu gerak semu matahari," kata Kepala Data dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Iis Widya Harmoko lewat pesan singkat, Kamis (3/8/2021).

Suhu udara tahun ini tidak sepanas tahun 2019 lalu yang mencapai 39° Celcius di Kota Semarang. Tahun ini suhu terpanas terpantau terjadi pada 29 Agustus 2021 lalu.

"Terakhir terpantau pada tanggal 29 Agustus 2021 sebesar 35,2° Celcius di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani," jelasnya.

Iis mengatakan suhu udara pada Agustus-September ini diprediksi berkisar antara 30° Celcius-35° Celcius. Kemudian puncaknya diprediksi terjadi pada Oktober mendatang.

"Saat ini kisaran suhu maksimum 33-35 derajat. Biasanya tertinggi akan terjadi di bulan Oktober," jelasnya.

Sementara itu, dari website bmkg.go.id diketahui sekitar pukul 13.00 WIB suhu di Kota Semarang mencapai 35° Celcius. Lalu malam nanti pukul 22.00 WIB suhu udara turun menjadi 27° Celcius.

Untuk diketahui tahun 2019 tepatnya pertengahan Oktober, Kota Semarang dilanda suhu udara yang panas bahkan mencapai 39,4° Celcius sekitar pukul 13.00-15.00 WIB. Suhu tersebut memecahkan rekor suhu udara terpanas sebelumnya.

Sebelumnya, suhu tertinggi di Kota Semarang terjadi 12 Oktober 1972 dengan suhu 38,5 derajat Celcius, kemudian 13 Oktober 1972 setinggi 38,7 derajat Celcius, dan 18 Oktober 2002 setinggi 38,5 derajat Celcius.

(ams/mbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT