Mobilnya Mogok di Tengah Jalan, Kawanan Pencuri Kabel Pabrik Ditangkap!

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 17:40 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (Foto: Rachman Haryanto)
Pemalang -

Kawanan pencuri kabel listrik di kawasan pabrik atau perusahaan di Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, diringkus polisi. Para pelaku ditangkap setelah mobil yang mereka kendarai mogok di jalan sekitar lokasi kejadian.

"Ya, kita berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan. Empat pelaku berhasil kita amankan di lokasi berbeda tadi," kata Kapolsek Bantarbolang Iptu Wahyudi Wibowo saat dihubungi detikcom, Selasa (31/8/2021).

Para pelaku inisial MK (32), DS (27), RM (55) dan SI, seluruhnya warga Kabupaten Pemalang. Wahyudi menjelaskan penangkapan terhadap para pelaku berawal dari laporan warga yang menyebutkan ada sebuah mobil mencurigakan yang terparkir di Desa Sumurkidang, Kecamatan Bantarbolang pada Senin (30/8) sekitar pukul 07.00 WIB.

"Sebelumnya kita menerima laporan dari warga adanya mobil yang mencurigakan terparkir di sekitar lokasi. Kita ke lokasi dan cek mobil. Di dalam mobil ada tumpukan kabel listrik," ungkapnya.

Wahyudi memerinci, di dalam mobil itu ditemukan tiga gulung kabel listrik genset warna hitam, dua kabel gulung panjang 35 meter dan satu kabel gulung panjang 30 meter.

"Setelah kita melakukan pendalaman, tiga gulungan kabel itu milik PT Varia Prima Perkasa. Hal ini diperjelas dengan laporan hilangnya tiga kabel listrik tersebut dari pihak PT, dengan total kerugian mencapai Rp 50 juta," jelasnya.

Dari temuan mobil yang mogok tersebut, tim Unit Reskrim Polsek Bantarbolang langsung memburu para pelaku. Keempat pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada Selasa (31/8).

"Dari pengakuan para pelaku ini, mereka meninggalkan mobil akibat mobil mogok saat digunakan untuk mengangkut kabel curian," kata Wahyudi.

Polisi saat ini masih mendalami ada tidaknya jaringan dari aksi pencurian kabel tersebut.

"Dari pemeriksaan sementara ini, mereka mengaku baru melakukan aksinya satu kali kemarin. Masih kita dalami ini," imbuhnya.

Keempat pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(rih/sip)