Selain Eks Ajudan Jokowi-Kadis, Korban Lain Pemerasan di Solo Diminta Lapor

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 12:13 WIB
Ilustrasi Penipuan
(Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Solo -

Satreskrim Polresta Solo, Jawa Tengah masih melakukan penyidikan terhadap tersangka AS dalam kasus pemerasan eks ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga kepala dinas di lingkup Pemkot Solo. Polisi juga meminta korban lainnya untuk melaporkan ke polisi.

"Kita lakukan penyidikan kalau sudah lengkap semuanya akan dirilis Pak Ka (Kapolresta Solo). Kita masih menghubungi seandainya ada korban yang lain itu melaporkan," kata Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika saat dihubungi detikcom, Selasa (31/8/2021).

Djohan mengatakan jika saat ini baru ada satu korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Polres. Dari pengakuan tersangka untuk sementara, ada tiga orang yang menjadi korban. Untuk itu, Djohan pun mempersilakan bagi korban lainnya agar segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Solo.

"Misalkan laporan tiga orang kalau yang lain tidak lapor ya sama saja belum bisa dikatakan dua atau tiga orang. Misalkan korban lebih dari satu kita beri kesempatan ke korban seluas-luasnya untuk laporan," ucap dia.

Mengenai jumlah pelaku, Djohan menyampaikan, sampai dengan saat ini hanya satu orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka ini mengancam korbannya dengan perkataan-perkataan yang tidak layak. Mungkin nanti akan dilapiskan dengan pasal 378 tentang Penipuan," katanya.

Djohan mengungkap sebelum memeras korbannya, pelaku juga sempat menawarkan sesuatu kepada para korbannya. "Kemudian korban ganti nomor dan pelaku mengancam menggunakan kata-kata yang tidak pantas," ungkapnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 2 juta. Sedangkan hasil kejahatan lainnya telah dihabiskan tersangka untuk bersenang-senang dan kebutuhan lainnya.

(sip/mbr)