Pembunuhan Sadis di Banjarnegara, Warga Sempat Hendak Hakimi Suami Korban

Uje Hartono - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 21:16 WIB
TKP dan rumah duka wanita korban pembunuhan sadis di Banjarnegara, Senin (30/8/2021).
Foto korban semasa hidup. (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Pembunuhan sadis terhadap wanita di Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jateng, sempat memancing emosi warga. Bahkan warga sempat mendatangi rumah suami korban yang diduga menjadi pelaku.

"Malam hari setelah kejadian penusukan, memang sempat memancing emosi warga. Dan warga bersama-sama mendatangi rumah suami korban," kata Kepala Desa Bakal, Madkhurodin, Senin (30/8/2021).

Beruntung saat itu, warga masih bisa dikendalikan. Sehingga tidak sampai terjadi kerusuhan di rumah suami korban di Desa Gembol, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara.

"Sudah ke rumah suami korban. Kami tidak menyalahkan kalau ada yang emosi sesaat tapi untung masih bisa diredam. Jangan sampai terjadi 2 atau 3 hal yang membuat korban lebih," lanjutnya.

Saat ke Desa Gembol, suami korban tidak berada di rumah. Meski polisi belum menetapkan tersangka, namun warga yakin jika pelaku adalah suami korban. Pasalnya, sebelum mengembuskan napas terakhir, korban sempat memberitahukan pelaku penganiayaan.

"Kata korban, pelaku adalah suaminya. Entah apa masalahnya, tetapi infonya memang ada perselisihan keluarga. Sudah pisah ranjang antara korban dengan suami," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang saksi mata warga Desa Bakal, Fauzan, mengaku sempat melerai perkelahian antara korban Yohana dengan pelaku pembunuhan. Peristiwa itu terjadi di dekat toko material miliknya.

Selain itu, saksi mata juga sempat bertanya pada korban tentang sosok pelaku.

"Saat itu saya teriak-teriak minta tolong. Datang ibu-ibu dan sempat bertanya siapa tadi. Dijawab bojone nyong (suami saya)," ungkap Fauzan saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (30/8).

(mbr/rih)