Pengumuman Lur! Area Perbatasan di Jateng Bakal Disekat Tiap Akhir Pekan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 13:42 WIB
Dirlantas Polda Jateng Kombes M. Rudy Syafirudin
Dirlantas Polda Jateng Kombes M Rudy Syafirudin (Foto: Angling AP/detikcom)
Semarang -

Polda Jawa Tengah (Jateng) bakal fokus melakukan penyekatan dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat akhir pekan. Pengendara yang akan masuk ke area Jateng diwajibkan memiliki tanda bukti sudah vaksin.

"Angka COVID-19 di Jateng sudah turun. Tapi kita tidak terlena. Oleh karena itu kita tidak mengharapkan COVID ini tinggi kembali. Kami akan lakukan penyekatan-penyekatan kembali pada saat jam-jam, hari libur, hari Jumat, Sabtu dan Minggu," kata Dirlantas Polda Jateng Kombes M Rudy Syafirudin di Mapolda Jateng, Kamis (26/8/2021).

"Karena hari-hari itulah yang banyak pengguna kendaraan dari luar Jateng datang untuk berekreasi, untuk mengunjungi sanak suadara dan sebagainya. Kami akan lakukan penyekatan secara intensif," sambung dia.

Rudy memerinci ada 70 titik penyekatan yang bakal dilakukan saat akhir pekan. Fokus penyekatan ini ada di wilayah perbatasan baik provinsi maupun kabupaten/kota.

"Total semua 70 tempat ditambah rest area itu ada 12 kanan dan kiri. Kalau rest area sifatnya kita hunting dan kita tidak stasioner, kalau yang polres kita stasioner semua," jelasnya.

"Kemarin dengan Pak Kapolda kita ngecek rest area dan kita cukup prihatin banyak rest area yang penuh dan tidak memperhatikan prokes. Oleh karena itu kami akan giatkan kembali. Kami tidak ingin Jateng yang sudah turun kasusnya karena lengah tinggi kembali," imbuh Rudy.

Rudy menyebut selama penyekatan itu juga bakal dilihat apakah pengemudi maupun penumpang sudah divaksinasi COVID. Polda Jateng bakal berupaya melakukan vaksinasi di lokasi bagi para pengendara yang belum divaksin.

"Akan arahkan, kita akan buat untuk Jumat, Sabtu, Minggu apabila terindikasi banyak warga yang tidak tervaksin kita akan membuat gerai vaksin di tempat itu. Langsung dilakukan seperti yang sudah dilakukan oleh jajaran kita, kemarin kita di mal," ujarnya.

Rudy menegaskan giat penyekatan kali ini menitikberatkan pada edukasi masyarakat. Pihaknya pun bakal mengarahkan warga agar bisa menunjukkan bukti vaksin lewat aplikasi pedulilindungi.

"Syarat sama, tapi kita hanya melakukan edukasi, dan informasi. Kita memberikan masukan kalau belum divaksin tidak ada swabnya atau surat bebas COVID kita akan siapkan di tempat itu juga," tandas Rudy.

(ams/mbr)