Disidak Gibran karena Gelar PTM, Kepsek SMP Al-Irsyad Solo Buka Suara

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 15:12 WIB
Test swab mendadak di SMP Al-Irsyad Solo, 24/8/2021
Test swab mendadak di SMP Al-Irsyad, Solo, Selasa (24/8/2021) (Foto: Dok. Polsek Pasar Kliwon)
Solo -

SMP Al-Irsyad Solo ketahuan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) saat disidak Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Pihak sekolah mengklaim hanya ingin mengecek hafalan para siswa secara langsung.

Kepala SMP Al-Irsyad Solo, Arif Budi Santoso, mengatakan memiliki kendala jika hanya mengecek hafalan melalui daring. Sehingga pada hari ini sebanyak 50 siswa kelas VII dan VIII datang ke sekolah.

"Hanya hari ini, untuk mengecek hafalan anak-anak. Kalau lewat daring kurang validitasnya," kata Arif saat dijumpai di SMP Al-Irsyad Solo, Selasa (24/8/2021).

Arif juga mengakui dirinya belum berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengadakan kegiatan hari ini. Dia menegaskan akan mengikuti prosedur tes swab dan akan menghentikan kegiatan.

"Jelas kami hentikan, setelah swab kami suruh pulang. Iya belum koordinasi dengan dinas pendidikan, kita ikuti aturannya," ujar dia.

Menurutnya, selama pandemi SMP Al-Irsyad belum pernah mengadakan PTM. Kegiatan hari ini dilakukan juga merupakan dorongan dari orang tua murid.

"Selama ini selalu daring, baru kali ini tatap muka. Banyak orang tua yang meminta tatap muka," kata Arif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Etty Retnowati, mengatakan selama pandemi memang ditemukan beberapa pelanggaran serupa di sekolah lain. Dirinya selama ini hanya memberikan teguran untuk menghentikan kegiatan PTM selama belum mendapatkan izin.

"Ada beberapa pelanggaran yang kita temukan, ada dari TK, SD, tapi semuanya swasta. Hanya kita minta menghentikan kegiatan dan kita tegur untuk mengikuti aturan," kata Etty.

Simak juga Video: Marak Aksi Vandalisme, Gibran Ajak Ketemu Pembuatnya

[Gambas:Video 20detik]



(rih/mbr)