Round-Up

Ada Kelompok Pengawalan Truk di Balik Ratusan Teror Lempar Batu di Pantura

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 08:11 WIB
Polda Jateng jumpa pers kasus teror lempar batu di jalur Pantura, Senin (23/8/2021).
Nur Hamid, Pelaku lempar batu ke kendaraan di Pantura (Foto: Angling AP/detikcom)

Ia menyebutkan, pelaku teror lempar batu ini cukup 'licin' Karena beraksi malam atau dini hari. Motor yang digunakan juga menggunakan plat palsu yang berganti-ganti. Bahkan di Kendal dilakukan di lokasi yang CCTV-nya tidak berfungsi.

"Kita ketahui bersama proses pencarian tersangka beberapa kali diupayakan tangkap tangan dan beberapa kali lakukan pengejaran. Pada 19 Agustus di jalan raya Mangkang tersangka diamankan. Masih ada tersangka DPO. Masih cari dan ungkap perkara ini," jelasnya.

Terkait tersangka yang masih buron, Djuhandani menjelaskan hanya ada sekali pertemuan dengan tersangka Nur Hamid. Kemudian tidak ada lagi komunikasi, hanya saja sejak pertemuan pertama disepakati setiap minggu akan ada amplop berisi instruksi dan uang yang diletakkan di suatu tempat.

"Diawali perkenalan dengan tersangka lain saat mancing. Kemudian ditawari pekerjaan. Setelah itu dilakukan dan diajari cara melakukan kejahatan ini, dimentori sekali. Setelah itu di tempat yang ditentukan tiap minggu hanya diberi amplop uang dan perintah operasinya," jelasnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 2 dan 4 KUHP tentang penganiayaan karena beberapa korban mengalami luka serius. Selain itu ada pasal 406 ayat 1 KUHP tentang pengrusakan. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara.


(alg/mbr)