20 Paskibra Gunungkidul Kena Corona Usai Bertugas, Diduga Ini Sebabnya

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 14:05 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Ilustrasi Corona. (Foto: Getty Images/loops7)
Gunungkidul -

Sebanyak 20 orang anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 setelah bertugas. Pemkab Gunungkidul menduga penularan berasal dari pihak luar yang keluar dan masuk lokasi karantina Paskibra.

"Kalau secara medis, meski anak-anak ini tidak keluar dari tempat karantina, tapi ada orang lain yang tetap keluar-masuk dari sana," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty saat dihubungi wartawan, Kamis (9/8/2021).

Meski begitu dia mengaku tidak bisa memastikan sumber penularannya. Namun dia menegaskan Pemkab Gunungkidul telah melakukan pemeriksaan terkait kondisi para anggota Paskibra sesuai prosedur.

"Kami hanya menjalankan prosedur pemeriksaan itu untuk memastikan kondisinya," ujar Dewi.

Dewi menjelaskan para anggota Paskibra telah menjalani rapid test antigen sebelumnya. Kemudian mereka diarahkan untuk menjalani karantina selama dua minggu hingga hari H bertugas pada 17 Agustus 2021.

"Saat itu hasil seluruhnya negatif," ucapnya.

Terlebih, selama karantina kendali berada di bawah Disdikpora Gunungkidul. Karena itu, selama menjalani karantina sebelum bertugas para Paskibra yang sebagian besar remaja tersebut tidak diperkenankan keluar dari lokasi.

Diwawancara terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Ali Ridlo, juga menduga kasus 20 Paskibra terkonfirmasi positif Corona karena penularan dari pihak luar. Pasalnya setelah bertugas penurunan bendera, para anggota Paskibra dikunjungi oleh orang luar.

"Karena sore harinya mungkin mereka senang-senang (karena berhasil menjalankan tugas dengan sukses), terus ada orang yang dari luar Paskibra ikut mengucapkan selamat sehingga tidak terkontrol," ujarnya.

(sip/mbr)