ADVERTISEMENT

Gibran Ungkap Kasus Corona di Solo Turun Drastis tapi Masih PPKM Level 4

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 13:52 WIB
Mural bertema waspada penyebaran virus Corona hiasi jalan di Solo. Lukisan itu dibuat agar para pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan guna cegah COVID-19
Mural Waspada Corona Hiasi Jalan di Solo. (Foto: Agung Mardika)
Solo -

Kasus harian COVID-19 di Kota Solo terus menurun sejak dua pekan lalu. Namun dalam Instruksi Mendagri terbaru, Kota Solo masih termasuk dalam level 4. Apa penyebabnya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjelaskan level PPKM juga ditetapkan berdasarkan situasi kawasan aglomerasi. Di wilayah Solo Raya, ada tujuh kota dan kabupaten.

"Hitungannya (kawasan) Solo Raya, kalau Solo sudah sangat baik sekali. Ada tiga daerah yang masih tinggi. Mungkin minggu depan turun level," kata Gibran di Balai Kota Solo, usai mengikuti rapat daring bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (19/8/2021).

Gibran mengatakan Menko Luhut menyebut angka kepatuhan Solo sudah terbilang tinggi. Begitu pula angka vaksinasi dan tracing kasus Corona di Solo juga diklaim sudah baik.

"Dari Pak Menko dan Menkes, kita di Solo Raya paling patuh, angka kepatuhan paling tinggi, pakai masker. Angka kepatuhan, vaksinasi, tracing, semua paling tinggi, paling baik," ujar dia.

Gibran berharap agar pemerintah daerah di sekitar Solo bisa bekerja sama dengan kompak dalam menangani COVID-19. Sehingga diharapkan tren kasus Corona semakin menurun.

"Butuh kekompakan. Yang jelas Solo sudah baik, perlu kekompakan kepala daerah masing-masing untuk menggenjot lagi," katanya.

Gibran juga kembali mengingatkan turunnya kasus Corona di Solo jangan sampai membuat masyarakat lengah. Bahkan hingga saat ini pun keinginannya membuka mal masih belum bisa direalisasikan.

"Masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan. Saya yang sudah vaksin dua kali saja masih bisa kena. (Soal mal) tunggu minggu depan," tutupnya.

(mbr/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT