ADVERTISEMENT

Disnaker Kudus Ditanyai Polisi Soal Kasus Deposito Miliaran Anggota Koperasi

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 14:40 WIB
Ilustrasi uang tunai
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/CraigRJD)
Kudus -

Kasus belasan anggota koperasi simpan pinjam Giri Muria Group (GMG) Kudus, Jawa Tengah, yang tak bisa mencairkan deposito kini sudah ditangani polisi. Pihak Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kudus mengaku sudah dimintai keterangan soal koperasi Giri Muria Group.

"Sudah ditangani polda (Polda Jateng). Kami dinas pernah dimintai keterangan di polda kegiatan AD-ART bagaimana kemudian akta pendirian seperti apa. Dari polda saya ke sana, kemudian polda ke kantor kemarin," jelas Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati, saat ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (18/8/2021).

Rini menyebut pemberian keterangan itu terjadi pada April lalu. Menurutnya KSP GMG Kudus mulai bermasalah sejak 2019, kala itu laporan rapat anggota tahunan (RAT) dinilai terlambat.

"RAT dia tidak mengundang kami, dia melaporkan juga telah telat banget. Terus tim kami dari dinas pernah mendatangi selalu kosong dan tutup krekep (rapat)," jelas dia.

"Dari sisi tugas dan fungsi melakukan pembinaan, kami melakukan pembinaan juga sudah pengurusnya itu tidak berada di tempat. Pembinaan kita sudah mengundang juga sudah tahapan itu sudah kita lakukan namun ini ditemui sulit," sambung dia.

Di sisi lain, Rini juga menyoroti KSP GMG Kudus yang membuka program deposito. Menurutnya deposito merupakan program perbankan dan bukan koperasi.

"Sesuai aturan tidak boleh ya (saat ditanya ada program deposito di KSP GMG Kudus), karena deposito masuknya di bank ya, di bank pengawasannya oleh OJK. Sedangkan koperasi pengawasan langsung Kementerian Koperasi dan UKM itu tidak boleh," ungkapnya.

"Tim kami pernah menegur tapi tidak ada respons. Kita akan usulkan pelanggaran, kalau kebangetan banget diusulkan ke kementerian. Makanya ini mengundang pengurusnya tapi belum ada respons. Kita surati terakhir Juni tapi belum ada responnya," tambah Rini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus KSP GMG Kudus. David masih irit bicara dengan alasan kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Masih penyelidikan, kita belum sampai ke penyitaan aset, masih kita selidiki," ucap David saat dihubungi detikcom siang ini.

Selanjutnya, penjelasan pengacara anggota koperasi...

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT