Gibran Bagikan Oksigen Bantuan Singapura ke Daerah Sekitar Solo

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 14:47 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyerahkan oksigen konsentrator kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Senin (16/8/2021).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyerahkan alat konsentrator oksigen kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Senin (16/8/2021). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Sukoharjo -

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan ratusan alat konsentrator oksigen ke dua kabupaten di Solo Raya yakni Karanganyar dan Sukoharjo. Konsentrator oksigen tersebut merupakan bantuan dari Singapura.

"Kami dari Solo berbagi oksigen konsentrator, harapannya kalau Sukoharjo sehat Solo juga akan sehat," kata Gibran kepada wartawan di kantor Bupati Sukoharjo, Senin (16/8/2021).

Pembagian alat pengubah udara menjadi oksigen untuk pasien COVID-19 ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Bantuan ini diterima langsung oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Gibran menyampaikan dalam penanganan virus Corona pemerintah daerah tidak bisa mengatasinya sendirian. Melainkan harus saling bahu-membahu dan bergotong royong sehingga pandemi bisa segera berakhir.

"Kalau masalah COVID-19 ini memang kita harus gotong royong, saling bergandengan tangan, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.

Alat konsentrator oksigen yang diberikan kepada Pemkab Sukoharjo sejumlah 120 unit. 40 unit di antaranya sudah diberikan kepada Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berada di Sukoharjo.

Selain di Sukoharjo, alat konsentrator oksigen yang merupakan bentuk sumbangan dari berbagai pihak itu juga disalurkan ke Pemkab Karanganyar. Untuk jumlahnya sebanyak 100 unit.

"Bantuan (alat konsentrator oksigen) dari teman-teman dari Singapura sebanyak 1.000 unit. Tadi sebelum ke sini (Sukoharjo) tadi ke Karanganyar dulu. Besok kita lanjutkan (penyaluran) ke Boyolali, Wonogiri, Sragen dan Klaten," jelas Gibran.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengungkapkan bantuan ini cukup bermanfaat dalam penanganan virus Corona.

"Kami menerima 120 oksigen konsentrator dari Solo, 40 unit sudah dikirim ke RS UNS. Alhamdulillah sangat bermanfaat bagi kami sebagai cadangan kita dalam penanganan COVID-19," kata Etik.

Etik menambahkan, alat pengubah udara menjadi oksigen tersebut akan disebar ke 12 Puskesmas yang ada di Sukoharjo.

Untuk diketahui, alat konsentrator oksigen memiliki fungsi yang sama dengan oksigen tabung maupun oksigen likuid. Namun biaya penggunaan oksigen disebut bisa lebih hemat dengan menggunakan alat tersebut.

"Fungsinya sama. Sama-sama oksigen. Tapi cara kerjanya yang beda. Ini lebih irit katanya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, Sabtu (24/7).

(rih/mbr)