Viral Aksi Pria Cium Paksa Gadis di Lampu Merah Sleman, Pelaku Diamankan

ADVERTISEMENT

Viral Aksi Pria Cium Paksa Gadis di Lampu Merah Sleman, Pelaku Diamankan

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 11:24 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: iStock)
Sleman -

Viral video diduga terkait pelecehan seksual terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beredar di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun twitter @lecysq**** yang kemudian direpost @merapi_uncover.

Video berdurasi 6 detik itu menampakkan sosok pria bercelana putih yang diduga pelaku pelecehan seksual.

"PELECEHAN SEKSUAL
kejadian ini terjadi di Sleman
pelaku bapak2 celana putih sedangkan korbannya saya tutupin ya , korbanya masih muda menurutku masih seumuran sama saya sekitar 19-21 |@lecysq****," tulis akun @merapi_uncover seperti dilihat detikcom, Senin (16/8/2021).

Diceritakan, pelecehan itu terjadi di lampu APILL. Pria bercelana putih itu mengejar dan menarik korban. Kemudian, pelaku berusaha mencium korban.

Kapolsek Turi AKP Aditya Permana saat dikonfirmasi membenarkan soal video viral itu. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/8) sore.

"Betul ada kejadiannya, di Ngablak tepatnya Jalan Turi Tempel, Simpang Empat Bangunkerto Turi Sleman, pukul 15.30 WIB, Minggu (15/8)," kata Aditya saat dihubungi wartawan, Senin (16/8/2021).

"Awal mula kejadian bahwa sewaktu hendak pulang bekerja korban diikuti oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor roda dua," bebernya.

Aditya mengungkap pelaku berinisial MS (50) yang berasal dari Kecamatan Tempel. Sesampainya di sebelah selatan lampu merah Ngablak Bangunkerto, Turi, Sleman pelaku berhasil mendekati korban. Setelah itu, pelaku menarik tangan korban hingga terjatuh dan berusaha melecehkan korban salah satunya dengan memaksa mencium korban.

Tak berselang lama, pelaku dapat diamankan di Mapolsek Tempel. Hingga saat ini polisi masih memeriksa pelaku.

"Masih kita amankan, pelaku belum ditahan," katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ada dugaan jika pelaku mengalami gangguan jiwa. "Karena pelaku mengarah ke ODGJ. Oleh karena itu, masih kita dalami terkait pelakunya. Baru hari ini kami lakukan pengecekan kejiwaan," pungkasnya.

(sip/mbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT