Kisah Cinta Mangkunegara IX, Menikahi Sukmawati hingga Anak Diplomat

Ari Purnomo - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 11:28 WIB
Mangkunegara IX dan Permaisuri
KGPAA Mangkunegara IX dan Permaiisuri. (Foto: website Puro Mangkunegaran)
Solo -

Pengageng Pura Mangkunegaran Solo, Kangjeng Gusti Pangeran Adhipati Aria (KGPAA) Mangkunegara IX, tutup usia dini hari tadi di Jakarta. Sepanjang hidupnya, Gusti Mangku pernah dua kali menikah, salah seorang di antaranya dengan Sukmawati Soekarnoputri.

Gusti Mangku diketahui pernah menikah dua kali yang pertama dengan putri ketiga Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri. Dari pernikahan tersebut lahir dua anak yakni GPH Paundrakarna Sukma Putra dan GRA Putri Agung Suniwati (Menur).

"Perkenalannya dengan Sukmawati itu ketika Bung Karno menitipkannya di Mangkunegaran lalu belajar budaya Jawa," ujar Ketua Himpunan Kerabat Mangkunegaran, Satyotomo, kepada detikcom, Jumat (13/8/2021).

Namun biduk pernikahan Gusti Mangku yang saat itu masih merupakan seorang pangeran, dengan Sukmawati karam di tengah perjalanan. Keduanya bercerai, sedangkan dua anak mereka tetap tinggal di istana Mangkunegaran.

"Setelah itu beliau menikah lagi dengan Ibu Prisca Marina yang sekarang menjadi permaisuri. Ibu Marina merupakan anak dari Letjen Jenderal Yogi Supardi yang saat itu menjabat Dubes RI di Jepang," kata dia.

Dari pernikahan kedua tersebut lahirlah dua anak yakni GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dan GRA Ancilla Sura Sudjiwo.

"Setelah menikah, beliau dilantik menjadi Mangkunegara IX. Setelah dilantik ya kita menempatkan tidak sebagai saudara dekat atau teman, tapi sebagai pimpinan di kerabat Mangkunegaran," ucapnya.

Gusti Mangku sendiri merupakan anak keempat dari KGPAA Mangkunegara VIII. Pemilik nama Gusti Sudjiwo Kusumo ini merupakan anak lelaki kedua. Namun kakak lelaki yang menjadi putra mahkota yakni KPA Radityo Prabukusum, meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Boyolali tahun 1977 silam. Sehingga dia akhirnya menggantikan posisi sang kakak sebagai putra mahkota.

"Gusti Prabukusumo wafat tahun 1977 karena kecelakaan, saat itu dia melintas di jalan Boyolali yang tengah ada perbaikan jembatan. Lalu ada mobil yang selip kemudian menabrak (mobil) beliau," ungkapnya.

Setelah dilantik menjadi pemimpin atau pengageng Pura Mangkunegaran tahun 1988, Gusti Djiwo bergelar KGPAA Mangkunegara IX. Istrinya, Marina, kemudian ditetapkan sebagai permaisuri.

Video 'KGPAA Mangkunegara IX Mangkat':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)