Pemkab Bantul Layani Isi Ulang Oksigen Gratis, Begini Cara Dapatnya

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 14:38 WIB
Bantul -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mulai hari ini membuka layanan pengisian tabung oksigen gratis bagi pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) atau isolasi terpusat (isoter). Cara mendapatkannya, masyarakat tinggal menghubungi Satgas COVID-19 dan nanti akan diantarkan ke tempat masing-masing.

Asisten Sumber Daya dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bantul Pulung Haryadi mengatakan, teknis layanan ini adalah Satgas COVID-19 melakukan pendataan jika ada warga yang membutuhkan oksigen. Nantinyadata tersebut akan diverifikasi dan kemudian oksigen akan diantar oleh satgas.

"Itu (prosesnya) tidak sampai sehari, cepat kok, tidak sampai 1 jam kan pakai WA (WhatsApp) pengajuannya. Tapi karena terbatas paling harus antre, karena sementara ini kita baru bisa melayani 5-6 satgas. Jadi maksimal 3 tabung ukuran 1 meter kubik untuk tiap satgas, jadi 10 sampai 15 tabung lah," kata Pulung kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Kebijakan layanan isi ulang tabung oksigen gratis ini tertuang dalam Peraturan Bupati Bantul (Perbup) No.62/2021 tentang Pendistribusian Oksigen kepada Masyarakat Pasien COVID-19 tertanggal 10 Agustus 2021.

"Untuk pendistribusian oksigen dilakukan oleh Satgas COVID-19 Kabupaten, Satgas COVID-19 Kalurahan, Satgas COVID-19 Padukuhan dan pengelola shelter," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, hari ini.

"Sedangkan persyaratan penerima distribusi oksigen adalah pasien yang melakukan karantina mandiri, isolasi mandiri dan isolasi di shelter. Semua ini untuk mencegah desaturasi yang tidak bisa diprediksi kapan terjadinya," lanjutnya.

Menurutnya, layanan isi ulang oksigen gratis ini melalui satgas sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke lokasi pengisian. Adapun tabung yang dilayani adalah tabung berukuran 1 meter kubik dan satu orang hanya diberikan alokasi distribusi oksigen untuk satu tabung.

"Untuk tata cara permohonan distribusi, Satgas COVID-19 atau pengelola shelter membawa surat permohonan tertulis yang ditujukan ke Bupati cq (dalam hal ini) Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bantul yang ditandatangani oleh Lurah atau Dukuh selaku Ketua Satgas," ujarnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...