Sehidup Semati! Pasangan Sepuh Ini Wafat Berurutan, Dimakamkan Satu Liang

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 11 Agu 2021 17:52 WIB
ilustrasi cinta
Foto: iStock
Klaten -

Pemakaman pasangan Ranto Pawiro (85) dan istrinya Slamet (73) warga Dusun Ngarung, Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah, membuat haru. Pasangan suami istri meninggal berurutan karena faktor usia, kemudian dimakamkan dalam satu liang lahad.

Ranto Pawiro meninggal Selasa (10/8) jam 23:15 WIB dan istrinya menyusulnya Rabu (12/8) pukul 06:30 WIB. "Meninggal sekitar jam 23:15 WIB dan 06:30 WIB hari ini. Keduanya meninggal di rumah karena usia bukan karena COVID," ujar anggota Komunitas Relawan Indonesia (KRI), Parwito, kepada detikcom, Rabu (11/8/2021).

"Dalam batin saya terharu, menangis, kok bisa meninggal bersamaan, dimakamkan bersanding di usia senja," terang Parwito.

Pemakaman sekitar pukul 11.00 WIB, ujar Parwito, dilakukan dengan tata cara biasa bukan protokol COVID-19. Keduanya diangkut dengan dua mobil ambulans beriring. "Diangkut dua mobil ambulans, dari Banser Kecamatan Ceper dan Delanggu. Setibanya di makam dijajarkan," kata Parwito.

Jenazah kakek Ranto lebih dulu diturunkan ke liang lahad. Setelah itu menyusul jenazah sang nenek Slamet.

Kades Kuncen, Kecamatan Ceper, Muryadi membenarkan warganya tersebut meninggal karena sudah usia lanjut. Keduanya bukan meninggal COVID.

"Benar tadi siang sekitar pukul 11.00 WIB dimakamkan. Meninggal bukan karena COVID jadi pemakaman biasa, negatif COVID," ungkap Muryadi kepada detikcom.

Simak juga 'Update Covid-19 RI Per 11 Agustus: Tambah 30.625, Sembuh 39.931':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)