Antusiasme Tinggi Jadi Alasan di Balik Menipisnya Stok Vaksin di Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 19:20 WIB
Menurut peneliti, vaksin buatan Modern Inc dikabarkan mampu untuk menangkal COVID-19 varian Delta.
Ilustrasi vaksin Corona Moderna (Foto: Getty Images)
Semarang -

Kesadaran warga Jawa Tengah untuk mengikuti vaksinasi virus Corona atau COVID-19 semakin meningkat. Stok vaksin Corona di Jateng pun ditambah terus setiap minggunya.

"Setiap minggu datang terus, dan mudah-mudahan makin hari makin bertambah," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/8/2021).

Ganjar menyebut Jateng juga telah menerima dan menyuntikkan vaksin Sinopharm bagi penyandang disabilitas. Tak hanya itu, Jateng juga telah mendapatkan kiriman vaksin 'booster' ketiga Moderna bagi para tenaga kesehatan.

"Beberapa sudah kita suntikkan kemarin di (RS) Kariadi kalau tidak salah sudah menyuntikkan itu, sehingga nakes kita juga bisa di-boosting dan makin siap makin mantap untuk melayani para pasien," ucap Ganjar.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menambahkan selama ini pihaknya telah mendistribusikan stok vaksin sekitar 500.000 dosis tiap minggunya. Namun, jumlah itu dirasa masih kurang karena tingginya antusiasme warga mengikuti vaksinasi.

"Apakah itu cukup atau kurang? Kurang, karena antusiasme masyarakat luar biasa seperti contohnya hari ini ya, itu luar biasa. Lalu juga kemampuan teman-teman memvaksin ini juga luar biasa, teman-teman di puskesmas, di rumah sakit, di klinik, di pelayanan swasta termasuk TNI-Polri ini kan luar biasa sehingga kita di Jateng membutuhkan vaksin yang lebih banyak lagi," jelas Yulianto.

"Semuanya hampir semuanya mulai dari Brebes, Tegal, sampai kota besar seperti Semarang pun saat ini membutuhkan vaksin yang cukup banyak ya. Tetapi setiap minggu sebenarnya kita kan sudah mendistribusikan vaksin ke kabupaten/kota rata-rata setengah juta dosis lah seminggu," sambung dia.

"Kalau kita ingin akhir Desember ini selesai, Jateng butuh 2,4 juta dosis per minggu. Kita saat ini setiap minggu terus dikirimi vaksin dari Kemenkes. Terima kasih saya ucapkan, dan semakin banyak," sambung dia.

Yulianto menerangkan, pekan ini sudah datang 600 ribu dosis vaksin Sinovac dari Kemenkes. Selain itu juga ada vaksin Moderna sebagai vaksin booster bagi nakes.

"Pekan ini kita dapat 600.000 dosis Sinovac lalu kita juga dapat vaksin Moderna tapi ini untuk booster nakes. Lalu kita juga dapat Sinopharm untuk disabilitas," ujarnya.

Yulianto mengatakan banyak kabupaten/kota di Jawa Tengah yang mengeluhkan stok vaksin Corona menipis. Namun tidak ada yang sampai nol.

"Sebenarnya sampai kosong blong itu nggak ada, menipis ada banyak. Tetapi kalau ada faskes yang sudah habis itu ada dalam satu wilayah," terang Yulianto.

Simak juga 'Prancis Kirim 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk RI':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/mbr)