Gunung Merapi Muntahkan 6 Kali Awan Panas Sejak Pagi hingga Siang Ini

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 11:50 WIB
Gunung Merapi luncurkan awan panas, Kamis (5/8/2021).
Gunung Merapi luncurkan awan panas, Kamis (5/8/2021). (Foto: dok BPPTKG)
Sleman -

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat. Terpantau pada pagi hingga siang ini terjadi rentetan luncuran awan panas Gunung Merapi.

BPPTKG mencatat hingga pukul 09.30 WIB hari ini terjadi 6 kali awan panas guguran. Jarak luncur terjauh mencapai 2 kilometer.

"Awan panas guguran Merapi terpantau 6 kali dari pukul 4 dini hari hingga 09.00 siang ini. Jarak luncur terjauh 2 kilometer," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida kepada wartawan dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Hanik memaparkan awan panas guguran tercatat terjadi pada pukul 04.49 WIB sejauh 1.000 meter ke arah barat daya. Kemudian pada pukul 08.05 WIB tercatat di seismogram dengan jarak luncur awan panas sejauh 2.000 meter ke arah barat daya.

Awan panas guguran selanjutnya terpantau terjadi pada pukul 08.27 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter ke arah barat daya. Selang beberapa saat yakni pukul 08.45 WIB awan panas kembali meluncur, kali ini dengan jarak luncur 1.800 meter ke arah barat daya.

Selanjutnya, pada pukul 09.14 WIB terpantau awan panas dengan jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya. Beberapa menit kemudian pukul 09.22 WIB terpantau awan panas dengan jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya.

"Awan panas semua terpantau ke arah barat daya," ungkapnya.

Hanik menjelaskan aktivitas Gunung Merapi saat ini masih tinggi. Status Gunung Merapi hingga saat ini masih di level Siaga.

"Aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga," tegasnya.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 kilometer ke arah Sungai Woro, dan sejauh 5 kilometer ke arah Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

(sip/mbr)