Round-Up

Ulah Massal Para Camat di Tegal: Langgar Prokes Dulu, Minta Maaf Kemudian

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 09:19 WIB
Kumpul-kumpul camat di Kabupaten Tegal tanpa masker dan prokes. Bahkan salah seorang di antaranya bernyanyi tanpa masker
Foto kumpul-kumpul camat di Tegal yang viral. (istimewa)
Kabaputen Tegal -

Sebuah foto pertemuan para camat di Kabupaten Tegal, Jateng, viral. Foto itu memperlihatkan salah seorang camat tampak bernyanyi menggunakan mikrofon dan tidak bermasker. Polisi pun turun tangan, ketua paguyuban Camat segera meminta maaf.

Dalam foto yang beredar itu, tampak belasan camat yang memakai seragam putih dengan topi hitam berlambang burung garuda tengah berkumpul tanpa memakai masker. Lalu di foto berikutnya tampak salah seorang camat wanita tampak bernyanyi.

Aksi para camat berkumpul tidak bermasker dan tanpa menerapkan protokol kesehatan itu diadukan ke Polres Tegal. Ada empat camat yang dimintai keterangan polisi yakni Camat Lebaksiu, Muhamad Domiri; Camat Tarub, Sumiyati; Camat Bumijawa, Susworo; Camat Slawi, Wuryanto. Pemeriksaan digelar di Polres Tegal, Senin (2/8) lalu.

"Pemanggilan untuk dimintai keterangan tentang dugaan (pelanggaran) protokol kesehatan yang terjadi di Kecamatan Slawi," kata Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Gede Dewa Ditya saat dihubungi, Selasa (3/8).

Dari pemeriksaan diketahui acara kumpul-kumpul para camat itu digelar Sabtu (24/7) lalu di Kantor Kecamatan Slawi. Keempat camat itu dimintai keterangan soal dugaan pelanggaran prokes berdasarkan aduan warga yang melampirkan foto-foto para camat tidak bermasker.

Kumpul-kumpul camat di Kabupaten Tegal tanpa masker dan prokes. Bahkan salah seorang di antaranya bernyanyi tanpa maskerKumpul-kumpul camat di Kabupaten Tegal tanpa masker dan prokes. (Foto: viral warga)

Dewa menerangkan, pemeriksaan awal terhadap keempat camat bertujuan untuk menggambarkan secara utuh peristiwa yang terjadi. Pihaknya pun membuka peluang memeriksa camat lainnya yang terlibat dalam acara tersebut.

Ketua Paguyuban Camat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Muhamad Domiri, selanjutnya meminta maaf terkait kasus kumpul-kumpul karaokean tak bermasker. Dia mengaku menyerahkan proses hukum dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) ke polisi.

"Kami menyesal dan meminta maaf. Kami sudah sampaikan apa adanya dan sejujurnya kepada penyidik," ujar Domiri kepada wartawan, Selasa (3/8).

Domiri merupakan satu dari empat camat yang dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Camat Lebaksiu Tegal ini mengaku bakal kooperatif selama proses pemeriksaan. Meski begitu, dia enggan membeberkan peristiwa kumpul-kumpul para camat yang terjadi pada 24 Juli lalu.

"Secara prinsip saya sudah memberikan keterangan sejujur-jujurnya pada penyidik," terang Domiri.

(mbr/mbr)