Ketua Camat di Tegal Minta Maaf soal Kumpul-kumpul Karaokean Tak Bermasker

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 18:18 WIB
Ketua Paguyuban Camat di Kabupaten Tegal Domiri
Ketua Paguyuban Camat, Kabupaten Tegal, Domiri. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Tegal -

Ketua Paguyuban Camat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Muhamad Domiri, meminta maaf terkait kasus kumpul-kumpul karaokean tak bermasker. Dia mengaku menyerahkan proses hukum dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) ke polisi.

"Kami menyesal dan meminta maaf. Kami sudah sampaikan apa adanya dan sejujurnya kepada penyidik," ujar Domiri kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Domiri merupakan satu dari empat camat yang dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Camat Lebaksiu Tegal ini mengaku bakal kooperatif selama proses pemeriksaan. Meski begitu, dia enggan membeberkan peristiwa kumpul-kumpul para camat yang terjadi pada 24 Juli lalu.

"Secara prinsip saya sudah memberikan keterangan sejujur-jujurnya pada penyidik," terang Domiri.

Sebelumnya diberitakan, sebuah foto pertemuan para camat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, viral di media sosial. Foto itu memperlihatkan salah seorang camat tampak bernyanyi menggunakan mikrofon dan tidak bermasker.

Dalam foto yang beredar itu, tampak belasan camat yang memakai seragam putih dengan topi hitam berlambang burung garuda tengah berkumpul tanpa memakai masker. Lalu di foto berikutnya tampak salah seorang camat wanita tampak bernyanyi.

Kumpul-kumpul camat di Kabupaten Tegal tanpa masker dan prokes. Bahkan salah seorang di antaranya bernyanyi tanpa maskerKumpul-kumpul camat di Kabupaten Tegal tanpa masker dan prokes. Bahkan salah seorang di antaranya bernyanyi tanpa masker Foto: dok Foto kumpul-kumpul camat di Tegal yang viral

Aksi para camat berkumpul tidak bermasker dan tanpa menerapkan protokol kesehatan itu diadukan ke Polres Tegal. Ada empat camat yang dimintai keterangan polisi yakni, Camat Lebaksiu, Domiri; Camat Tarub, Sumiyati; Camat Bumijawa, Susworo; dan Camat Slawi, Wuryanto. Pemeriksaan digelar di Polres Tegal, Senin (2/8) lalu.

"Pemanggilan untuk dimintai keterangan tentang dugaan protokol kesehatan yang terjadi di Kecamatan Slawi," kata Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Gede Dewa Ditya saat dihubungi, hari ini.

(ams/rih)