Dijemput Kakek dari Kaltim, Vino Yatim Piatu Akibat Corona Tiba di Sragen

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 20:39 WIB
Bupati Sragen bersama Vino (biru), Rahmad dan Heenlay, Selasa (3/8/2021).
Bupati Sragen bersama Vino (biru), Rahmad dan Heenlay, Selasa (3/8/2021). (Foto: dok. Diskominfo Sragen)
Sragen -

Alviano Dava Raharjo atau Vino, bocah yang menjadi yatim piatu usai ayah ibunya meninggal dunia positif virus Corona atau COVID-19, tiba di kampung halamannya di Sragen, Jawa Tengah. Bocah berumur 9 tahun tersebut akan dirawat keluarga kakek neneknya di Sragen.

Vino tiba di Sragen usai dijemput oleh kakeknya, Yatin (56), dari Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, didampingi petugas Dinsos Pemkab Sragen. Kedatangan Vino disambut Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, bersama Rahmad Dyan Agasta (12) dan Heenlay Onglay (12), dua anak asal Sragen yang mengalami nasib serupa dengan Vino.

"Ada tiga anak di Sragen yang juga kehilangan bapak ibunya. Pemerintah Kabupaten Sragen akan memastikan ketiganya mendapatkan perhatian dan pendidikan yang layak," ujar Yuni kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Rahmad dan Heenlay, saat ini sudah dalam pengasuhan keluarga terdekat. Begitu juga dengan bocah Vino, yang dipastikan akan tinggal bersama kakek-neneknya.

"Kita serahkan dulu kepada keluarga bagaimana. Apakah keinginan Vino mau di kakek dari pihak ayah atau ibunya, biar dulu internal keluarga yang memutuskan," jelas Yuni.

Yuni menyebut, pihaknya akan terus memonitor perkembangan Vino ke depannya. Termasuk terkait dana bantuan dari para dermawan yang banyak mengalir ke Vino.

"Kita tugas pemerintah daerah ya tinggal bagaimana apa yang dibutuhkan, apa yang diperlukan, Vino bisa disekolahkan di jenjang lebih tinggi," kata dia.

"Karena saat ini kan bantuan banyak sekali mengalir, perhatian kami adalah bagaimana keluarga bisa mengelola itu dengan baik untuk kebutuhan Vino ke depan, jangan sampai kegunaannya menjadi tidak jelas," imbuh Yuni.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua orang tua Vino meninggal setelah positif Corona, yakni Kino Raharjo (30) dan Lina Safitri (31). Mereka tinggal di kampung Linggang, Desa Purwerejo, RT 04, Kecamatan Tering, Kutai Barat, Kaltim.

Mulanya, kedua orang tua Vino terkonfirmasi positif Corona. Keduanya diketahui habis berkunjung ke rumah tetangga yang ternyata positif COVID-19.

Saat si ibu dirawat, bapak Vino yang tadinya menjalani isolasi mandiri di rumah akhirnya ikut menemani ibu Vino di rumah sakit dan bersama-sama menjalani isolasi di rumah sakit.

"Setelah sang istri meninggal dunia ternyata kondisi Kino Raharjo langsung drop dan akhirnya menyusul sang istri meninggal dunia, keduanya dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19," kata petinggi Desa Kampung Linggang, Desa Purworejo, Selamet, kepada detikcom, Kamis (22/7).

Simak juga 'Kisah Bocah Gifari: Ortu Wafat Akibat Corona, Kini Jadi Anak Asuh Polres':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/mbr)