Naik 6 Kali Lipat, Kasus Kematian COVID di Yogya Selama Juli Tembus 3.122

Heri Susanto - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 16:42 WIB
Yogyakarta -

Kasus kematian pasien positif virus Corona atau COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama bulan Juli 2021 tercatat 3.122. Jumlah tersebut naik enam kali lipat dibandingkan bulan Juni.

"Peningkatan kasus kematian positif COVID-19, paling tinggi di bulan Juli ini, sampai dengan enam kali lipat dari bulan Juni. Jika bulan Juni ada 525 kasus, bulan Juli meningkat enam kali lipat menjadi 3.122 kasus," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji kepada wartawan di kantornya, Kompleks Kepatihan, Kemantren Danurejan, Yogyakarta, Selasa (3/8/2021).

Aji mengungkapkan berdasarkan data yang dilaporkan ke Pemda DIY dari relawan, penanganan jenazah atau ngrukti setiap hari mencapai sekitar 101 jenazah yang berasal dari rumah sakit, meninggal di rumah lalu dites swab positif di rumah sakit, atau positif lalu meninggal di rumah atau isolasi mandiri (isoman).

"Berdasarkan lokasi penjemputan dari rumah sakit rujukan meningkat enam kali lipat, dari 283 di bulan Juni, meningkat menjadi 2.034 bulan Juli," katanya.

Peningkatan kasus kematian isoman, lanjut Aji, paling drastis di antara lokasi penjemputan jenazah yang lain. Total selama bulan Juli ini, kasus kematian isoman yang dijemput tim relawan dari kabupaten, kota, dan desa di DIY meningkat 19 kali lipat.

"Pada bulan Juni ada 42 kasus, meningkat menjadi 781 pada bulan Juli ini," kata Aji.

Sedangkan, berdasarkan penjemputan dari rumah sakit non-rujukan, lanjut Aji, meningkat hanya tiga kali lipat.

"Dari 50 meningkat menjadi 163 kasus," imbuhnya.

Ia menambahkan, berdasarkan rumah sakit rujukan untuk penjemputan, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito mendominasi. Hampir separuh lokasi penjemputan berasal dari RSUP Dr Sardjito.

"Selama bulan Juli ini, dari RSUP Dr Sardjito ada 1.029 kasus yang meninggal," katanya.

Dominasi RSUP Dr Sardjito ini, kata Aji, wajar karena rumah sakit milik Kementerian Kesehatan tersebut menjadi rujukan pasien yang kondisinya sudah parah. Semua pasien atau kasus positif Corona yang kondisinya kian memburuk dilarikan ke rumah sakit ini.

"Sisanya dari total kasus kematian itu, ada jenazah yang langsung ditangani relawan kampung. Tapi, mereka sudah diketahui positif, sehingga proses pemulasaraan jenazah dilakukan secara prokes oleh relawan kampung datanya dilaporkan ke kami," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji menyampaikan kasus positif virus Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini bertambah 1.445 kasus. Sedangkan kasus sembuh dari Corona di DIY hari ini mencapai 1.006.

"Sehingga positivity rate turun di angka 17,3 persen," ujar Ditya melalui keterangan tertulis kepada wartawan hari ini.

Distribusi kasus sembuh terdiri dari Kabupaten Sleman 255 kasus, Kabupaten Kulon Progo 240 kasus, Kabupaten Gunungkidul 240 kasus, Kabupaten Bantul 207 kasus, dan Kota Yogyakarta 64 kasus.

"Kasus meninggal (hari ini) ada 85 kasus, total kasus meninggal ada 3.950 kasus," lanjut Ditya.

(rih/sip)